BIOLOGI ONLINE

blog pendidikan biologi

TALAS DAN FERMENTASI

Talas dalam sistematika tumbuhan menurut Gembong Tjitrosoepomo (1990:342-345) dapat diklasifikasikan sebagai berikut :
a. Kingdom : Plantae
b. Divisi : Spermatophyta
c. Class : Dicotyledoneae
d. Ordo : Arales
e. Famili : Araceae
f. Genus : Colocasia
g. Spesies : Colocasia esculenta

2014-04-04_002124

Talas merupakan tanaman pangan berupa herba menahun. Talas termasuk dalam suku talas-talasan (Araceae), berperawakan tegak, tingginya 1 cm atau lebih dan merupakan tanaman semusim atau sepanjang tahun. Talas mempunyai beberapa nama umum yaitu Taro dan Old cocoyom (Kemal Prihatman, 2000:1)Talas merupakan tanaman dengan sistem perakaran serabut, liar dan pendek. Umbi dapat mencapai 4 kg atau lebih, berbentuk silinder atau bulat, berukuran 30cm x 15 cm, berwarna coklat. Daun berbentuk perisai atau hati, lembaran daunnya 20-50 cm panjangnya, dengan tangkai mencapai 1 meter panjangnya, warna pelepah bermacam-macam. Perbungaan terdiri atas tongkol, seludang dan tangkai. Bunga jantan dan bunga betina terpisah. Buah bertipe buah buni. Biji banyak, berbentuk bulat telur, panjangnya 2 mm (Arentyba, 2011:1).

Talas merupakan umbi berbentuk silinder atau lonjong sampai agak bulat. Kulit talas bewarna kemerahan, bertekstur kasar dan terdapat bekas-bekas pertumbuhan akar. Warna daging putih keruh. Kandungan kimia dalam talas dipengaruhi oleh varietas, iklim, kesuburan tanah, dan umur panen. Umbi talas segar sebagian besar terdiri dari air dan karbohidrat. Talas berkembang biak dengan anakan, sulur umbi anakan atau pangkal umbi serta bagian pelepah daunnya (Arie Cyberedan, 2011:1).

Talas merupakan sumber pangan yang penting karena selain merupakan sumber karbohidrat, protein dan lemak, talas juga mengandung beberapa unsur mineral dan vitamin sehingga dapat dijadikan bahan obat-obatan. Komposisi zat yang terkandung dalam 100 gram talas dapat dilihat pada Tabel 1

2014-04-04_002331

b. Fermentasi

1) Pengertian Fermentasi

Johan W. von Mollendorff (2008:14) mengungkapkan fermentasi merupakan proses perubahan biokimia dari substrat karena adanya aktivitas dari mikroba dan enzim yang dikeluarkan oleh mikroba tersebut. Pada proses fermentasi terjadi peningkatan nutrisi dan kualitas organoleptik.

Fermentasi dapat terjadi karena adanya aktivitas mikroba penyebab fermentasi pada substrat organik sesuai. Menurut Winarno (1984:10) terjadinya proses fermentasi dapat menyebabkan perubahan sifat pangan sebagai akibat pemecahan kandungan-kandungan bahan pangan tersebut.

Fermentasi pada dasarnya merupakan suatu proses enzimatik dimana enzim yang bekerja mungkin sudah dalam keadaan terisolasi yaitu dipisahkan dari selnya atau masih dalam keadaan terikat di dalam sel. Pada beberapa proses fermentasi yang menggunakan sel mikroba, reaksi enzim mungkin terjadi sepenuhnya di dalam sel
mikroba karena enzim yang bekerja bersifat intraselular. Pada proses lainnya reaksi enzim terjadi di luar sel karena enzim yang bekerja bersifat ekstraseluler (Srikandi Fardiaz, 1988:6).

Menurut Hidayat (2000:23) fermentasi tape yang paling baik terjadi pada kondisi mikroaerob, karena pada kondisi anaerob kapang tidak mampu tumbuh sehingga kapang tidak mampu menghidrolisis pati, sedangkan pada kondisi aerob, pertumbuhan kapang dan khamir berlangsung baik tetapi aroma yang dikehendaki
tidak muncul. Keberhasilan proses fermentasi dipengaruhi beragam faktor dan kondisi lingkungan. Winarno dan Fardiaz (1984:63-65) mengungkapkan beberapa faktor yang mempengaruhi keberhasilan fermentasi

a) Keasaman
Makanan yang mengandung asam biasanya tahan lama, tetapi jika oksigen cukup jumlahnya dan kapang dapat tumbuh serta fermentasi berlangsung terus,maka daya tahan awet dari asam tersebut akan hilang. Tingkat keasaman
sangat berpengaruh dalam perkembangan bakteri. Kondisi keasaman yang baik untuk pertumbuhan bakteri adalah 3,5 – 5,5.

b) Mikroba
Fermentasi biasanya dilakukan dengan kultur murni yang dihasilkan di laboratorium. Kultur ini dapat disimpan dalam keadaan kering atau dibekukan. Pembuatan makanan dengan cara fermentasi di Indonesia pada umumnya tidak menggunakan kultur murni sebagai contoh misalnya ragi pasar mengandung beberapa ragi diantaranyaSaccharomyces cereviseaeyang dicampur dengan tepung beras dan dikeringkan. Kultur murni biasa digunakan dalam fermentasi misalnyauntuk pembuatan anggur, bir, keju, sosis, dan lain-lainnya.

c) Suhu
Suhu fermentasi sangat menentukan macam mikroba yang dominan selama fermentasi. Setiap mikroorganisme memiliki suhu maksimal pertumbuhan, suhu minimal pertumbuhan dan suhu optimal. Suhu pertumbuhan optimal adalah suhu yang memberikan pertumbuhan terbaik dan perbanyakan diri tercepat.

d) Alkohol
Mikroorganisme yang terkandung dalam ragi tidak tahan terhadap alkohol dalam kepekatan (kadar) tertentu, kebanyakan mikroba tidak tahan pada konsentrasi alkohol 12 – 15 %

e) Oksigen
Oksigen selama proses fermentasi harus diatur sebaik mungkin untuk memperbanyak atau menghambat pertumbuhan mikroba tertentu, ragi yang menghasilkan alkohol dari gula lebih baik dalam kondisi anaerobik. Setiap mikroba membutuhkan oksigen yang berbeda jumlahnya untuk pertumbuhan atau membentuk sel-sel baru dan untuk proses fermentasi. Misalnya Saccharomycessp yang melakukan fermentasi terhadap gula jauh lebih cepat pada keadaan anaerobik, akan tetapi mengalami pertumbuhan lebik baik pada keadaan aerobiksehingga jumlahnya bertambah banyak

\f) Substrat dan Nutrien
Mikroorganisme memerlukan substrat dan nutrien yang berfungsi untuk menyediakan :
a) Energi, biasanya diperoleh dari substansi yang mengandung karbon, yang salah satu sumbernya adalah gula.
b) Nitrogen, sebagian besar mikroba yang digunakan dalam fermentasi berupa senyawa organik maupun anorganik sebagai sumber nitrogen. Salah satu contoh sumber nitrogen yang dapat digunakan adalah urea.
c) Mineral, yang diperlukan mikroorganisme salah satunya adalah phospat yang dapat diambil dari pupuk TSP.
d) Vitamin, sebagian besar sumber karbon dan nitrogen alami mengandung semua atau beberapa vitamin yang dibutuhkan. Defisiensi vitamin tertentu dapat diatasi dengan cara mencampur berbagai substrat sumber karbon atau nitrogen.

2) Mekanisme Fermentasi
Salah satu substrat utama yang dipecah dalam proses fermentasi adalah karbohidrat, karbohidrat banyak terdapat dalam bahan nabati berupa gula sederhana, heksosa, pentosa, pati, pektin, selulosa dan lignin. Pada umumnya karbohidrat dapat dikelompokkan menjadi monosakarida, oligosakarida dan polisakarida. Monosakarida merupakan suatu molekul yang dapat tediri dari lima atau enam atom carbon (C), oligosakarida merupakan polimer dari 2–10 monosakarida, dan polisakarida merupakan polimer yang terdiri lebih dari 10 monomer monosakarida.

Salah satu jenis polisakarida adalah pati yang banyak terdapat dalam serealia dan umbi–umbian. Selama proses pematangan, kandungan pati berubah menjadi gulagula pereduksi yang akan menimbulkan rasa manis (Winarno, 2002:17-18)Fermentasi gula oleh ragi dapat menghasilkan etil alkohol dan karbondioksida menjadi dasar dari pembuatan tape.

Winarno dan Fardiaz (1990:68) berpendapat di dalam proses fermentasi, kapasitas mikroba untuk mengoksidasi tergantung dari jumlah aseptor elektron terakhir yang dapat dipakai. Sel–sel melakukan fermentasi menggunakan enzim–enzim yang akan mengubah hasil dari reaksi oksidasi, dalam hal ini yaitu asam menjadi senyawa yang memiliki muatan lebih positif, sehingga dapat menangkap elektron terakhir dan menghasilkan energi. Khamir lebih cenderung memfermentasi substrat karbohidrat untuk menghasilkan etanol bersama sedikit produk akhir lainnya jika tumbuh dalam keadaan anaerobik.

Etanol memiliki nama lain alkohol, aethanolum dan etil alkohol merupakan cairan yang bening, tidak berwarna, mudah mengalir, mudah menguap serta mudah terbakar dengan api biru tanpa asap. Etanol dapat larut dalam air, kloroform, eter, gliserol, dan hampir dapat larut dalam semua jenis pelarut organik lainnya.

IKLAN

CV ZAIF ILMIAH (BIRO JASA PEMBUATAN PTK, KARYA ILMIAH, PPT PEMBELAJARAN, RPP, SILABUS, DLL))

Ingin membuat PTK tapi merasa sulit???? Ingin membuat Karya Ilmiah tetapi kesusahan??? Ingin membuat presentasi powerpoint untu pembelajaran merasa sulit dan gaptek????? Ingin membuat RPP dan silabus serta perangkat pembelajaran tetapi susah????? Kini tidak usah bingung lagi ada Pak Zaif yang siap membantu berbagai kesulitan dan kesusahan yang anda hadapi di bidang pendidikan di CV Zaif Ilmiah semua masalah anda di bidang pendidikan akan dibantu, ingin membuat PTK saya bantu, membuat Karya Ilmiah saya bantu, membuat berbagai perangkat pembelajaran saya bantu untuk info lebih lanjut hubungi Contact Person 081938633462 INSYA ALLAH semua kesulitan dan kesusahan anda akan ada solusinya jangan lupa hubungi Pak Zaif di nomer 081938633462 ATAU lewat E-mail di zaifbio@gmail.com. DIJAMIN PTK ATAU KARYA ILMIAHNYA BARU LANGSUNG DIBIKINKAN BUKAN STOK LAMA ATAU COPY PASTE SEHINGGA DIJAMIN ORIGINALITASNYA TERIMA KASIH DAN SALAM GURU SUKSES PAK ZAIF

IKLAN

Ingin kaos bertema BELAJAR, PENDIDIKAN DAN PEMBELAJARAN?, bosan dengan kaos yang ada?, ingin mengedukasi keluarga atau murid dengan pembelajaran. HANYA KAMI SATU-SATUNYA DI INDONESIA PERTAMA KALI KAOS BERTEMA PENDIDIKAN DAN PEMBELAJARAN COCOK DIPAKAI UNTUK SEMUA KALANGAN DAN MEMBERI KESAN EDUKASI DAN PEMBELAJARAN DALAM SETIAP PEMAKAIAANYA

Jangan lupa kunjungi web kami di http://os-kaos.com/ untuk melihat berbagai koleksi kaos pendidikan dan pembelajaran dari kami like juga FP kami di https://www.facebook.com/Kaospembelajaran?ref=hl

Fast Respon CP : 081938633462 dan 082331864747 PIN BB: 7BD178A5 WA: 081615875217

KAOS BELAJAR

Iklan

04/03/2014 Posted by | Biologi Umum | , , , , | Tinggalkan komentar

KAOS BELAJAR

Kaos Belajar adalah kaos unik pertama di indonesia yang berbeda dengan kaos-kaos biasanya. Kenapa berbeda??ya di kala kaos lain menampilkan gambar-gambar seni, artis dan sebagainya, Kaos Belajar justru menampilkan materi-materi pembelajaran yang tertuang atau tercetak di atas kaos.

Dalam era pendidikan yang semakin kompetitif ini, siswa tak hanya harus dibekali materi pembelajaran di dalam kelas, namun di dalam kehidupan sehari-hari pun siswa dapat dioptimasi program belajarnya, ya salah satunya dengan menggunakan KAOS BELAJAR dalam aktivitas kesehariannya ataupun dalam bergaya.

Mengapa KAOS BELAJAR ini penting? Jawabannya sebenarnya sederhana, KAOS BELAJAR atau bisa juga kita sebut dengan KAOS PEMBELAJARAN atau juga KAOS PENDIDIKAN ini berisikan materi-materi pembelajaran, dengan memakai kaos ini, siswa akan menjadi semakin bergaya, beda, tampil trendy namun tidak ketinggalan juga terlihat smart alias pintar, hal ini dapat kita buktikan jika anda melihat apa itu sebenarnya Definisi Belajar, setelah membaca definisi belajar tersebut secara otomatis kita pasti akan paham dengan arti pentingnya kaos belajar ini terutama bagi siswa, guru dan warga sekolah lainnya.

KAOS BELAJAR

Melihat pentingnya hal diatas maka, os-kaos.com ini didirikan tujuannya, selain idealisme untuk ikut memajukan pendidikan di Indonesia, juga os-kaos.com ingin menunjukkan bahwa KAOS BELAJAR tidak norak dan cocok digunakan untuk semua kalangan dan satu hal yang paling penting kaos ini punya nilai edukasi tinggi yang pasti tidak akan dipunyai oleh kaos lainnya dari merek manapun KAMI JAMINNN ITU.

Jangan lupa kunjungi web kami di http://os-kaos.com/ untuk melihat berbagai koleksi kaos pendidikan dan pembelajaran dari kami Fast Respon CP : 081938633462 dan 082331864747 WhatsApp : 081615875217

03/12/2014 Posted by | KAOS BELAJAR | | Tinggalkan komentar

PengertianPenelitian Tindakan Kelas

Seorang guru kimia memasuki kelas untuk mengajarkan suatu materi. Dia menemui para siswanya sedang lesu, tidak bergairah belajar karena baru saja ulangan matematika. Guru itu melaksanakan pembelajaran dengan metode ekspositori dan tanya jawab. Beberapa pertanyaan diajukan tetapi tidak ada respon dari siswa. Kalaupun ada, hanya satu dua siswa atau yang sudah langgalan (rajin) saja memberikan respon. Mengetahui kondisi yang demikian, guru mengubah strategi dan metode mengajarnya. Guru mengajak siswa ”bermain game kimia”. Siswa dibagi dalam kelompok-kelompok kecil dan bagi kelompok yang menang atau skornya tertinggi akan diberikan hadiah (walau belum jelas bentuknya). Siswa menyambutnya dengan keadaan gembira seolaholah pelajaran kimia telah berlalu dan mereka telah bermain game. Setelah masing-masing kelompok diberi tugas untuk didiskusikan, ada soal yang harus dijawab oleh anggota kelompok. Tampak siswa semangat memperoleh nilai tertinggi untuk mengalahkan kelompok lain. Anggota kelompok yang pintar
mengajari temannya yang kurang agar nilai kelompoknya menjadi tinggi. Pelajaran kimiapun berlangsung sangat kondusif, aktif, dan menyenangkan.

Ilustrasi tersebut di atas menunjukkan bahwa seorang guru ketika mengajar dia secara terfokus mengamati keadaan siswa. Bila kondisi siswa yang kurang motivasi diberikan materi kimia yang abstrak maka kelas itu mungkin akan seperi pertunjukan opera disaksikan sekian puluh pasang mata dan sunyi. Tepuk tangan atau kegembiraan baru muncul setelah kelas berakhir. Oleh sebab itu, ketika guru mengamati kondisi yang tidak mendorong siswa untuk belajar, maka dia segera mengganti strategi mengajarnya misalnya (pada ilustrasi di atas) dari tanya jawab menjadi belajar kooperatif. Hal itu menunjukkan bahwa seorang
guru di kelas akan mengubah sendiri strategi atau metode mengajar yang dirasakan kurang mendukung usahanya. Guru sendiri tidak menyadari bahwa apa yang telah dilakukannya adalah sebagai penelitian tindakan meskipun tidak terstruktur, tidak terjadwal, tidak kolaboratif dan tidak menggunakan istrumen.
Pendidikan dan Latihan Profesi Guru, PSG Rayon 15 tahun 2008

Bila guru melakukan kegiatan tersebut dengan motede ilmiah (terstruktur, terencanadsb.) maka dia telah melakukan suatu penelitian tindakan kelas. Ebbut (1985) menyatakan bahwa penelitian tindakan kelas selanjutnya disingkat PTK merupakan studi sistematis yangdilakukan oleh guru dalam upaya memperbaiki praktik-praktik dalam pendidikan dengan melakukan tindakan praktis serta refleksi dari tindakan tersebut. Bila guru menemukan keadaan di kelas yang kurang memuaskan atau kurang mendukung kondisi belajar maka
guru harus ”melakukan sesuatu” atau ”melakukan tindakan” agar kondisi tersebut tidak menjadi inhibitor (penghambat) proses pembelajaran. Guru yang profesional akan segera melakukan sesuatu tindakan bila di kelasnya terjadi persoalan atau permasalahan yang mengurangi mutu kerjanya.

Ahli lain, Carr dan Kemmis (1992) menyatakan penelitian tindakan kelas sebagai bentuk penyelidikan yang dilakukan oleh partisipan (guru, siswa, kepala sekolah) dalam situasi sosial (termasuk pendidikan) untuk meningkatkan pertanggungjawaban dari (a) praktik sosial atau pendidikan yang mereka geluti, (b) pemahaman yang lebih baik terhadap praktik yang mereka geluti, dan (c) situasi dan lembaga temat praktik itu dilakukan. Baik Ebbut maupun Carr dan Kemmis secara eksplisit menyatakan bahwa PTK merupakan penelitian partisipatoris artinya peneliti terlibat langsung dalam kegiatan dimana penelitian
itu di lakukan. Bila peneliti tersebut adalah guru maka ketika melakukan PTK maka guru berpartisipasi langsung dalam pelaksanaan PTK tersebut. Elliot (1991) menyatakan pengertian PTK secara lebih sederhana tetapi fokus pada praktiknya. Menurut Elliot, PTK merupakan studi atas suatu situasi sosial (pendidikan) dengan maksud untuk memperbaiki kualitas tindakan dalam situasi yang bersangkutan. Pada pengertian ini, PTK jelas dimaksudkan untuk memperbaiki kualitas pembelajaran di kelas yang dilaksanakan oleh guru dan
diperbaiki oleh guru itu pula.

Berdasarkan definisi para ahli PTK dapat disimpulkan bahwa PTK sebagai bentuk kajian kelas yang bersifat reflektif oleh pelaku tindakan (guru atau pendidik) untuk meningkatkan kemantapan rasional dalam melaksanakan tugas, memperdalam pemahaman terhadap tindakan-tindakan yang dilakukannya, dan
Pendidikan dan Latihan Profesi Guru, PSG Rayon 15 tahun 2008 memperbaiki praktik-praktik pembelajaran yang dilakukan (guru atau pendidik). Kajian kelas yang dimaksudkan pada konteks PTK berbeda dengan studi kasus karena pada PTK yangdigunakan sebagai fokus studi adalah masalah yang paling dominan dan paling penting pada kelas tersebut atau dialami oleh sebagaian besar siswa di kelas. Berbedadengan studi kasus yang mengambil fokus masalahmasalah yang dialami oleh siswa-siswa tertentu (sebagian kecil siswa di kelas).
Pada studi kasus, masalah yang digunakan fokus bukan masalah kelas tetapi masalah personal siswa.

Aspek penting yang perlu mendapat perhatian dalam PTK adalah masalah yang dialami oleh sebagian besar siswa di kelas. Guru sebagai pengajar seyogyanya dapat mengidentifikasi masalah-masalah tersebut sedini mungkin dan merefleksikan akar masalahnya. Hanya saja, tidak semua guru mampu melihat sendiri apa yang telah dilakukannya selama mengajar di kelas. Kegiatan mengajar tersebut telah dirasakan sebagai rutinitas dari tahun ke tahun dan tidak tertutup kemungkinan ada kekeliruan. Oleh sebab itu, perlu adanya latihanlatihan yang berkelanjutan untuk melakukan refleksi setelah selesai pembelajaran
di kelas.

Bila guru dapat melakukan PTK secara berkelanjutan dan ada rasa ingin melakukannya maka beberapa manfaat akan diperoleh seperti: (1) guru dapat memperbaiki praktik pembelajaran menjadi lebih efektif, (2) guru juga dapat belajar secara lebih sistematis dari pengalamannya sendiri dan dapat meningkatkan wawasan serta pemahamannya tentang siswa dalam hubungannya dengan kegiatan pembelajaran (dilihat dari sudur pandang siswa bukan dari sudut pendang guru semata), (3) PTK tidak membuat guru meninggalkan
tugasnya sehari-hari sebagai pengajar di kelas. Guru tetap melakukan kegiatan mengajar seperti biasa namun pada saat yang bersamaan dan secara terintegrasi guru melaksanakan kegiatan penelitian yaitu mengumpulkan data, melakukan observasi, membuat catatan dan mengevaluasi. Dengan demikian PTK tidak
mengganggu kelancaran proses pembelajaran.

Bila seorang guru telah terbiasa memecahkan masalah-masalah pembelajaran yang ada di kelas secara sistematis, ibaratnya seorang dokter yang selalu melakukan diagnosa terhadap orang sakit sebelum mengobatinya, maka guru akan menemukan sendiri strategi dan metode mengajar yang tepat untuk materi yang diajarkan. Guru dapat selalu pemperbaiki kualitas pembelajaran secara sistematis dan terencana sampai dicapai kualitas hasil dan proses pembelajaran yang baik. Bila kualitas proses pembelajaran baik, pemahaman siswa terhadap materi pelajaran menjadi tinggi, sehingga hasil belajarnya akan
baik. Hasil belajar tersebutlah yang akan digunakan sebagai indikator kualitas pendidikan di sekolah.

IKLAN

CV ZAIF ILMIAH (BIRO JASA PEMBUATAN PTK, KARYA ILMIAH, PPT PEMBELAJARAN, RPP, SILABUS, DLL))

Ingin membuat PTK tapi merasa sulit???? Ingin membuat Karya Ilmiah tetapi kesusahan??? Ingin membuat presentasi powerpoint untu pembelajaran merasa sulit dan gaptek????? Ingin membuat RPP dan silabus serta perangkat pembelajaran tetapi susah????? Kini tidak usah bingung lagi ada Pak Zaif yang siap membantu berbagai kesulitan dan kesusahan yang anda hadapi di bidang pendidikan di CV Zaif Ilmiah semua masalah anda di bidang pendidikan akan dibantu, ingin membuat PTK saya bantu, membuat Karya Ilmiah saya bantu, membuat berbagai perangkat pembelajaran saya bantu untuk info lebih lanjut hubungi Contact Person 081938633462 INSYA ALLAH semua kesulitan dan kesusahan anda akan ada solusinya jangan lupa hubungi Pak Zaif di nomer 081938633462 ATAU lewat E-mail di zaifbio@gmail.com. DIJAMIN PTK ATAU KARYA ILMIAHNYA BARU LANGSUNG DIBIKINKAN BUKAN STOK LAMA ATAU COPY PASTE SEHINGGA DIJAMIN ORIGINALITASNYA TERIMA KASIH DAN SALAM GURU SUKSES PAK ZAIF

IKLAN

Ingin kaos bertema BELAJAR, PENDIDIKAN DAN PEMBELAJARAN?, bosan dengan kaos yang ada?, ingin mengedukasi keluarga atau murid dengan pembelajaran. HANYA KAMI SATU-SATUNYA DI INDONESIA PERTAMA KALI KAOS BERTEMA PENDIDIKAN DAN PEMBELAJARAN COCOK DIPAKAI UNTUK SEMUA KALANGAN DAN MEMBERI KESAN EDUKASI DAN PEMBELAJARAN DALAM SETIAP PEMAKAIAANYA

Jangan lupa kunjungi web kami di http://os-kaos.com/ untuk melihat berbagai koleksi kaos pendidikan dan pembelajaran dari kami like juga FP kami di https://www.facebook.com/Kaospembelajaran?ref=hl

Fast Respon CP : 081938633462 dan 082331864747 PIN BB: 7BD178A5 WA: 081615875217

ee9f2fe2-288a-4081-829e-cac8538debd6wallpaper

03/04/2014 Posted by | Uncategorized | , | Tinggalkan komentar