BIOLOGI ONLINE

blog pendidikan biologi

SCORING COUNTER UNTUK PERTANDINGAN TAE KWON DO

Judul Program
SCORING COUNTER UNTUK PERTANDINGAN TAEKWONDO

b. Latar Belakang
Perkembangan teknologi pada era global seperti saat ini dapat kita rasakan kemajuannya yang semakin pesat. Kemajuan dari teknologi ini akibat dari banyaknya kebutuhan manusia yang menuntut efektifitas penggunaannya. Dengan semakin banyaknya kebutuhan manusia ini akan membutuhkan pemikiran-pemikiran baru untuk dapat mewujudkan segala kebutuhan-kebutuhan tersebut yang mencakup segala bidang.
Taekwondo merupakan olahraga beladiri modern yang mampu berkembang pesat di dunia. Olahraga ini merupakan salah satu cabang olahraga resmi yang dipertandingkan di ajang Olimpiade. Di Indonesia perkembangan olahraga ini ditandai dengan banyaknya momen-momen kejuaraan yang diadakan dari tingkat daerah hingga nasional seperti Pekan Olahraga Nasional. Keikutsertaan dan kemampuan Indonesia dalam bersaing di ajang-ajang internasional juga merupakan salah satu tanda bahwa taekwondo di Indonesia berkembang dengan pesat.
Pertandingan taekwondo dipimpin oleh seorang wasit dan empat juri yang bertugas memberikan nilai kepada atlet yang mendapat poin. Posisi juri-juri ini berada di pojok-pojok arena dengan menggunakan kertas penilaian yang akan dikumpulkan kepada wasit setiap akhir ronde. Kertas penilaian ini diberikan wasit di meja juri untuk dihitung dan kemudian diberikan kepada scorring board untuk ditampilkan di papan nilai. Cara manual ini membutuhkan waktu yang cukup lama dan score pertandingan tidak dapat dilihat secara langsung selama pertandingan berjalan sehingga banyak menimbulkan kecurangan-kecurangan ketika perhitungan dilakukan.
Perkembangan selanjutnya dibutuhkan alat yang dapat membantu wasit dalam memberi penilaian. Rancangan alat ini akan disesuaikan dengan sistem penilaian yang berlaku. Input nilai akan dibuat sesuai dengan kebutuhan penilaian. Input yang digunakan berupa joystick dengan memanfaatkan empat tombol atau switch. Empat switch tersebut dibagi 2 bagian untuk sudut merah dan biru juga untuk poin 1 dan 2. Joystick ini terhubung dengan rangkaian buffer kemudian PPI 8255 melalui pararel port. Nilai yang dapat ditampilkan akan ditentukan dengan jumlah switch yang ditekan, minimal 3 dari 4 wasit yang menekan tombol. Alat ini sudah banyak digunakan dalam pertandingan-pertandingan tingkat internasional maupun nasional. Di wilayah Jawa Timur yang notabene merupakan salah satu wilayah yang mampu menghasilkan atlet-atlet nasional telah sering mengadakan turnamen-turnamen baik di tingkat cabang maupun daerah. Namun dalam mengadakan kejuaraan belum pernah sekalipun diwilayah Jawa Timur ini yang sudah menggunakan alat scorring untuk membantu juri dalam memberikan penilaian. Dan juga tidak menutup kemungkinan sering terjadinya kecirangan-kecurangan yang dapat merugikan atlet. Harapan selanjutnya alat ini daat digunakan dalam setiap kejuaraan-kejuaraan di wilayah Jawa Timur pada umumnya dan wilayah cabang Malang pada khususnya.

c. Perumusan Masalah
Dari latar belakang yang telah diuraikan diatas, dapat dirumuskan permasalahan sebagai berikut :
1. Bagaimana cara merancang dan membuat software scoring dengan pemrograman delphi ?
2. Bagaimana penginisialisasian PPI 8255 pada pemrograman Delphi?
3. Bagaimana interfacing menggunakan PPI 8255 yang menghubungkan hardware dan software?

d. Tujuan Program
Tujuan masalah pada program yang direncanakan mengacu pada permasalahan yang ada yaitu pembuatan alat scorring secara komputerisasi untuk juri yang digunakan dalam pertandingan cabang olahraga taekwondo sehingga mempermudah dan mempercepat perhitungan dengan nilai yang lebih valid.
e. Luaran yang Diharapkan
Luaran yang diharapkan dari program ini adalah dengan mematenkan alat yang telah dibuat sesuai dengan model desain dan dimanfaatkan untuk jasa penyewaan alat pada setiap ajang kejuaraan di wilayah Malang khususnya dan Jawa Timur umumnya

f. Kegunaan Program
Kegunaan dari teknologi ini dapat membantu penghitungan nilai dalam pertandingan TaeKwonDo secara cepat dan akurat di wilayah Malang khususnya dan daerah Jawa Timur umumnya.

g. Tinjauan Pustaka
g.1. Taekwondo
Taekwondo adalah olahraga beladiri modern yang berakar pada bela diri tradisional Korea. Taekwondo mempunyai banyak kelebihan, tidak hanya mengajarkan aspek fisik semata, seperti keahlian dalam bertarung, melainkan juga sangat menekankan disiplin mental. Dengan demikian Taekwondo akan membentuk sikap mental yang kuat dan etika yang baik bagi orang yang secara sungguh-sungguh mempelajarinya dengan benar. Taekwondo mengandung aspek filosofi yang mendalam sehingga dengan mempelajari Taekwondo, pikiran, jiwa, dan raga kita secara menyeluruh akan ditumbuhkan dan dikembangkan. (Yoyok S.,2000:1)
Pertandingan taekwondo pada masa sekarang dipimpin oleh seorang wasit dan dinilai oleh 4 orang juri yang duduk di setiap ujung arena dan berlangsung selama 3 ronde. Nilai yang diberikan dibagi dua macam yaitu ‘1’ dan ‘2’. Nilai ‘1’ diberikan ketika salah satu petarung menendang body protector lawannya, sedangkan nilai ‘2’ diberikan ketika tendangan mengenai kepala lawannya. Nilai akan muncul ketika minimal 3 dari 4 juri menekan switch nilainya. Nilai pelanggaran dibagi dua macam yaitu pelanggaran ringan yang bernilai ‘1’ dan pelanggaran berat yang bernilai ‘2’. Nilai untuk pelanggaran ditugaskan oleh scoring boarder atau operator. Nilai akhir merupakan penjumlahan seluruh nilai yang didapat dikurangi nilai pelanggaran. Untuk hasil nilai yang tertinggi maka akan menjadi pemenang. Apabila terjadi seri, maka akan diadakan ronde tambahan yang pemenangnya ditentukan dari yang mendapat nilai terlebih dahulu atau yang disebut ronde shudden death. Dalam ronde ini setiap petarung harus berusaha mendapat nilai terlebih dulu dari juri.
g.2. Pemrograman Delphi
Delphi merupakan bahasa pemrograman berbasis visual yang dibuat oleh perusahaan pengembang perangkat lunak yang sangat terkenal yaitu Borland. Delphi merupakan bahasa pemrograman yang cukup canggih dan mempunyai banyak fasilitas antara lain untuk pengolah angka, database, internet, grafik dan animasi serta aplikasi windows. Kemampuan Delphi secara umum adalah menyediakan fasilitas-fasilitas dengan komponen-komponen dalam bentuk object visual yang memungkinkan pemrogram membuat aplikasi sesuai dengan keinginannya dengan tampilan yang menarik dan kemampuan yang canggih. Bahasa yang digunakan dalam pemrograman delphi adalah bahasa pemrograman Pascal. Bentuk dari bahasa pemrograman ini tidak berupa komponen atau objek visual, melainkan kumpulan teks yang disusun dalam bentuk tertentu berdasarkan aturan atau kaidah tertentu dan mempunyai arti tertentu. Gabungan dari objek dan bahasa pemrograman ini disebut bahasa pemrograman berorientasi objek atau Object Oriented Programing. (Pranata, Antony, 2002:1)
a. IDE (Integrated Development Environment) Delphi
IDE adalah sebuah lingkungan dimana sebuah tools yang diperlukan untuk desain, menjalankan dan mengetes sebuah aplikasi disajikan dan terhubung dengan baik sehingga memudahkan pengembangan program. Pada Delphi IDE terdiri dari Menu Bars, Toolbars, Form Designer, Component Palette, Object Inspector, Code Editor dan Object Treeview. Integrasi ini memberikan kemudahan dalam mengembangkan aplikasi yang kompleks.

b. Organisasi File
Organisasi file adalah bagian Delphi yang mengolah file-file yang digunakan, baik file-file sistem pada Delphi maupun file-file aplikasi yang dibuat. File-file tersebut saling berhubungan di dalam Delphi saat membangun sebuah aplikasi.
c. Project
Project adalah suatu file yang memuat informasi tentang sekumpulan form, unit dan bebrapa hal yang lain dalam program aplikasi. File utama project disimpan dalam file berekstensi .dpr (delphi project). Pada saat dijalankan, file project inilah yang selalu dikompilasi menjadi file yang dapat dijalankan, yaitu file yang berekstensi .exe.
d. Unit
Unit adalah kumpulan kode program yang disebut dengan modul yang tersimpan dalam satu file unit (.pas). Setiap kali dibuat satu form maka secara otomatis dibuat juga satu unit. Unit yang berhubungan dengan form ini biasanya digunakan untuk mengatur dan mengendalikan segala sesuatu yang berhubungan dengan form dan berinteraksi dengan komponen lain.
e. Komponen-komponen File
Komponen-komponen file merupakan suatu komponen yang terdapat pada file-file yang ada pada Delphi. Beberapa komponen yang menjadi bagian dari suatu file Delphi adalah Program, Properties, Event dan Method. (Madcoms, 2003:8)
g.3. PPI (Programmable Peripheral Interface) 8255
PPI merupakan chip I/O yang memiliki 3 buah port masukan dan keluaran, masing-masing port tersebut diberi nama port A, port B, port C. Ketiga port tersebut dibagi menjadi dua grup yaitu grup A yang terdiri dari port A dan port C tinggi ( Port C Upper ) bit 4 sampai bit 7 dan grup B yang terdiri dari port C rendah ( port C lower )bit 0 sampai bit 3. Tiap-tiap grup tersebut diatur oleh rangkaian kontrol yang dirancang untuk pemakaian masing-masing aplikasi. (Supriadi, Muhammad, 2005:7)

g.4. Pararel Port
Kanal pararel port adalah kanal yang tersedia pada komputer dan yang banyak sekali dipakai. Port ini sabggup melakukan pentransferan data hampir 9-bit atau 12-bit pada satu saat yang sama, sehingga hanya membutuhkan rangkaian eksternal yang minim untuk mengimplementasikan ke berbagai aplikasi. Komposisi dari port terdiri atas 4 buah jalur kontrol, 5 buah jalur status dan 8 buah jalur data. Port ini umumnya banyak dijumpai pada bagian belakang komputer menggunakan konektor jenis DB-25 betina. (Supriadi, Muhammad, 2005:15)

h. Metode Pelaksanaan Program
Metode yang digunakan dalam pembuatan alat ini adalah sebagai berikut:
1. Kajian Literatur
Bentuk pencarian data yang dilakukan dengan mempelajari literatur yang berhubungan dengan obyek yang diteliti.
2. Interview / Konsultasi
Bentuk Pengambilan data yang dilakukan dengan cara konsultasi dan wawancara dengan pihak yang terkait terhadap obyek yang diteliti.
3. Perancangan tiap blok.
a. Blok Diagram

Gambar 1. Blok Diagram Alat Scorring untuk wasit dalam pertandingan Taekwondo

Keterangan :
1. Input 1 – 4 : Menggunakan Push Button masing-masing 4
tombol.
2. PPI 8255 : Sebagai interfacing dan kontrol input
3. DB-25 : conector ke PC (Personal Computer)
b. Variabel
Nilai yang diberikan dibagi dua tingkat, nilai ‘1’ diberikan ketika tendangan salah satu atlit mengenai body protector yang dikenakan lawan sedangkan nilai ‘2’ diberikan ketika tendangan salah satu atlit mengenai kepala lawan. Untuk pelanggaran dibagi menjadi dua tingkat, pelanggaran ringan bernilai ‘1’ untuk setiap dua kali pelanggaran. Pelanggaran berat bernilai ‘1’. Nilai akhir adalah jumlah dari nilai yang didapat dikurangi jumlah pelanggaran.
4. Perealisasian blok-blok yang telah disusun.
a. Cara kerja
Alat scorring ini menggunakan 4 blok input yang masing-masing terdiri dari 4 push button. Input dari push button membutuhkan 16 bit, sehingga dibutuhkan banyak port input yang dalam hal ini menggunakan PPI 8255 sebagai interfacing kemudian dihubungkan ke DB-25 pada komputer untuk diproses melalui pemrograman delphi. Blok Input 1 – 4 sebanyak 16 bit akan mengirimkan data secara bergantian dalam delay waktu tertentu ke PC melalui port pararel DB-25. prosedur rancangan program ini dapat dilihat pada flow chart dibawah ini.

Gambar 2. Flow Chart Program Scoring
b. Penggunaan
Alat ini akan bekerja selama pertandingan berlangsung yaitu 2 menit dalam 3 ronde. Dalam setiap ronde terdapat 4 juri yang yang bertugas memberikan nilai kepada atlit. Dalam setiap pemberian nilai setiap juri (minimal 3 juri) harus menekan push button dalam waktu hampir bersamaan atau dalam batas delay waktu yang telah ditentukan. Apabila diluar delay waktu maka nilai dianggap kosong.
5. Pengujian dan Analisa
a. Pengujian dilakukan dengan menggunakan 4 orang wasit selama 3 menit sesuai dengan lamanya pertandingan taekwondo dalam 1 ronde.
b. Menganalisa perfomance alat scoring tersebut dengan cara uji coba dan menyimpulkan hasilnya.

h. Jadwal Kegiatan Program
Tabel jadwal Kegiatan Program

j. Nama dan Biodata Ketua Serta Anggota Kelompok
1. Ketua Pelaksana Kegiatan
a. Nama Lengkap : Khaerudin.
b. NIM : 04530037
c. Fakultas/Program Studi : Teknik/Elektronika
d. Perguruan Tinggi : Universitas Muhammadiyah Malang
e. Waktu untuk kegiatan PKM : 12 jam/minggu

2. Anggota Pelaksana
a. Nama Lengkap : Dedy Herfanda F.Y.
b. NIM : 03530079
c. Fakultas/Program Studi : Teknik/Elektronika
d. Perguruan Tinggi : Universitas Muhammadiyah Malang
e. Waktu untuk kegiatan PKM : 8 jam/minggu
3. Anggota Pelaksana
a. Nama Lengkap : Diah Puspitaningrum
b. NIM : 06530052
c. Fakultas/Program Studi : Teknik/Elektronika
d. Perguruan Tinggi : Universitas Muhammadiyah Malang
e. Waktu untuk kegiatan PKM : 8 jam/minggu
4. Anggota Pelaksana
a. Nama Lengkap : Ibkhar Fitra Ramadhan
b. NIM : 02530068
c. Fakultas/Program Studi : Teknik/Elektronika
d. Perguruan Tinggi : Universitas Muhammadiyah Malang
e. Waktu untuk kegiatan PKM : 8 jam/minggu

k. Nama dan Biodata Dosen Pembimbing
1. Nama Lengkap dan Gelar : Ir. Nur Alif Mardiyah, M.T
2. Golongan Pangkat dan NIP : III B/ 108.9203.0257
3. Jabatan Fungsional : Asisten Ahli
4. Jabatan Struktural : Kepala Laboratorium Elektronika
5. Fakultas/Program Studi : Teknik/Elektronika
6. Perguruan Tinggi : Universitas Muhammadiyah Malang
7. Bidang Keahlian : Elektronika
8. Waktu untuk kegiatan PKM : 3 jam/minggu

l. Biaya
1. Bahan:
• Sewa seperangkat komputer : Rp 1.500.000,00
• PPI 8255 5 buah @ 150.000,00 : Rp 750.000,00
• Joystick 4 buah @ 20.000,00 : Rp 80.000,00
• Perangkat rangkaian buffer
a. IC 74LS245 5 buah @ Rp10.000,00 : Rp 50.000,00
b. PCB board : Rp 40.000,00
c. Kabel jumper : Rp 10.000,00
d. Box : Rp 100.000,00
• Perangkat catu daya : Rp 150.000,00
• Sewa perangkat alat pengujian : Rp 500.000,00
2. Peralatan Penunjang PKM:
• Administrasi surat ijin survei : Rp 200.000,00
3. Pengujian
• Pengujian alat : Rp 200.000,00
• Pengujian simulasi pertandingan
a. Sewa ruang : Rp 100.000,00
b. Sewa peralatan : Rp 200.000,00
c. Honor 5 orang wasit @ Rp 150.000,00 : Rp 750.000,00
d. Honor 4 orang atlit @ Rp 100.000,00 : Rp 400.000,00
e. Honor 10 orang kru @ Rp 50.000,00 : Rp 500.000,00
f. Konsumsi 24 orang @ Rp 5.000,00 : Rp 120.000,00
4. Laporan :
• Pembuatan laporan : Rp 250.000.00
5. Perjalanan:
• Transportasi : Rp 100.000.00
Total Biaya Rp 6.000.000.00

m. Daftar Pustaka

1. Jamaludin Malik, Jaja. Tip dan Trik Unik Delphi. Yogyakarta: Andi; 2005.

2. Madcoms. Pemograman Borland Delphi 7 ( Jilid Kedua). Yogyakarta: Penerbit Andi; 2003.

3. Pranata, Antony. Pemograman Borland Delphi 6 (Edisi Keempat). Yogyakarta: Andi; 2002.

4. Supriadi, Muhammad. Pemrograman IC PPI 8255 Menggunakan Delphi. Yogyakarta: Andi; 2005.

h. Wahana Komputer. Pemograman Borland Delphi 7. Yogyakarta: Andi; 2003.

Iklan

07/12/2009 - Posted by | Contoh PKM

8 Komentar »

  1. nothing to lose

    Komentar oleh Indra Saputra | 07/01/2010

  2. aslm..
    saya sedang belajar membuat program SCORING COUNTER UNTUK PERTANDINGAN TAE KWON DO,tetapi mengalami kesulitan pada inputan(joy stick),minta tolong bantuannya ya…

    Komentar oleh yusuf | 10/02/2010

  3. gan,bleh minta coding koneksi k joystik?

    Komentar oleh fykar | 10/05/2011

  4. Asslm..
    Gan, Boleh minta data lengkapnya mengenai program ini ???

    Komentar oleh Achmad Syaifullah | 05/06/2013

  5. Assalammualikum
    Mohon info tentang alat nya…
    Karena saya sedang mencari alat tersebut

    Terima kasih

    Komentar oleh muhammad firdaus | 04/22/2014

  6. Alat nya di jual gk mas??

    Komentar oleh muhammad firdaus | 04/22/2014

  7. bagi yang kesulitan dan berminat silakan kunjungi ga sah repot” sudah saya buatkan untuk kita semua 🙂 maju terus taekwondo Indonesia
    https://www.facebook.com/MatrasBeladiriDanPermainan?ref=hl

    Komentar oleh Sam Bodo | 09/30/2014

  8. yang butuh software aja bias juga sy lepas 3 jt khusus harga Indonesia… sudah bias pakai segala jenis usb wireless dan kabel…. monggo ayooo

    Komentar oleh Sam Bodo | 09/30/2014


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: