BIOLOGI ONLINE

blog pendidikan biologi

PEMANFAATAN LIMBAH PADAT BLOTONG DAN ABU PG MENJADI PUPUK ORGANIK BIOKOMPOS DENGAN MESSBIO SEBAGAI DEKOMPOSER

JUDUL PROGRAM
“Pemanfaatan Limbah Padat Blotong dan Abu PG Menjadi Pupuk Organik Biokompos dengan Messbio sebagai Dekomposer ”
LATAR BELAKANG
Gambaran Umum Kondisi Lahan
Sumberdaya lahan pertanian selalu dieksploitasi dan diberdayakan melebihi kapasitas kemampuan yang dimiliki oleh tanah. Upaya peningkatan produktivitas hasil pertanian selama ini banyak ditempuh oleh para pelaku budidaya pertanian dengan jalan pintas hanya mengandalkan peningkatan penggunaan pupuk anorganik/kimia yang cenderung over dosis, hal ini menyebabkan resiko terjadinya degradasi potensi sumber daya lahan yang semakin memperihatinkan untuk prospek masa depan. Sebagian besar areal perkebunan tebu Pabrik Gula di Indonesia khususnya di pulau jawa juga temasuk lahan yang memiliki resiko terebut. Dari hasil survey, analisa tingkat kandungan bahan organik rendah sampai dengan sangat rendah, dimana rata-rata dibawah 3%. Penyebabnya adalah penggunaan saprodi bahan kimia secara terus menerus tanpa ada upaya konservasi dan pelestarian lahan.
Sementara masalah tersebut belum mendapat perhatian yang memadai, pola peningkatan produksi tebu hanya tertumpu pada pengembangan areal selain juga eksploitasi penggunaan pupuk anorganik/kimia terutama unsur Nitrogen yang cenderung over dosis, yang berdampak pula pada output potensi sumberdaya tanah tidak seimbang dengan input biaya produksi.
Konsep pelestarian dan konservasi lahan dalam upaya pemulihan dan peningkatan kesuburan tanah mulai dirasakan para petani untuk segera dilakukan. Hal ini dilakukan agar kerusakan lahan sebagai akibat penggunaan sarana pertanian yang bersifat kimiawi bisa dikendalikan dan diseimbangkan dengan perlakuan yang bersifat alami dan berbasis organik. Hal tersebut juga sangat relevan dengan penggalakan program akselerasi peningkatan produksi gula secara nasional. Upaya peningkatan produktivitas tebu secara kuantitas dan kualitas saatnya untuk menempatkan skala prioritas pembenahan sumberdaya lahan, disamping penyediaan varietas unggul, penerapan sapta usaha secara tepat, dan peremajaan tanaman tebu rakyat.
Alternatif Peningkatan Produktivitas
Melalui penerapan rekayasa bioteknologi memungkinkan adanya perubahan pola pemupukan, semula petani hanya menggunakan pupuk tunggal anorganik/konvesional dapat dipadu secara berimbang dengan pupuk organik Biokompos. Salah satu alternatif yang memiliki prospek berkembang adalah pemrosesan pupuk organik Biokompos dengan bahan baku limbah padat Pabrik Gula berupa blotong dan Abu. Terlebih, program biokompos ini sangat terpadu dengan sasaran Pabrik Gula dalam pengendalian dampak limbah padat, dengan target mencapai Zero Waste.

RUMUSAN MASALAH
• Eksploitasi lahan dengan penggunaan pupuk anorganik yang cenderung over dosis.
• Sangat rendahnya kandungan bahan organik dalam tanah.
• Pengendalian atas limbah padat Pabrik Gula yang melimpah.

TUJUAN PROGRAM
• Memberikan alternatif pupuk bagi petani dalam rangka peningkatan produktivitas hasil pertanian dengan pembenahan sumber daya lahan.
• Memenuhi target Zero Waste dalam pengendalian limbah padat Pabrik Gula.
• Pemasukan laba signifikan dengan biaya pengadaan yang relatif rendah.

LUARAN PROGRAM
• Meningkatnya hasil pertanian seiring meningkatnya kualitas tanah.
• Berkurangnya kerusakan lingkungan akibat limbah padat.
• Tersedianya pupuk murah dengan mutu tinggi.

KEGUNAAN PROGRAM
Dengan selesainya program pengadaan pupuk organik biokompos, sumbangsih bagi ilmu pengetahuan adalah terdapatnya bahan baku yang relatif baru dan tersedia melimpah untuk mendapatkan pupuk organik dalam upaya konservasi dan pelestarian lahan. Dari sisi ekonomi, para penggerak usaha maupun konsumen yang dalam hal ini adalah para petani dapat memperoleh keuntungan secara materil. Bagi para penggerak usaha produksi, dengan bahan baku yang melimpah, alat kerja yang relatif sederhana, waktu pekerjaan yang singkat, otomatis akan membuat biaya untuk menghasilkan produk dapat ditekan semaksimal mungkin/sangat rendah. Bagi para petani, harga jual yang didapatkan juga sangat jauh lebih murah bila dibandingkan menggunakan pupuk anorganik.

GAMBARAN UMUM USAHA
Pemilihan alternatif ini dinilai memiliki prospek yang sangat menjanjikan selain karena alasan bahan baku dan program pengendalian dampak limbah, juga dapat dilihat dari beberapa aspek, baik teknis, ekonomis, serta aspek manfaat dan keunggulan.
Aspek Teknis
• Unit produksi tidak memerlukan tempat yang terlalu luas.
• Spesifikasi alat pengolahan dan sarana penunjang proses dirancang praktis dan konvesional dengan biaya investasi rumah tangga.
• Bahan baku blotong hasil limbah padat stasiun pemurnian dan abu hasil limbah sangat melimpah dan spesifik hanya dimiliki oleh kalangan pabrik gula.
• Sangat relevan dengan program Pabrik Gula yang berupaya menanggulangi dampak limbah padat yang mengarah pencapaian Zero Waste.
Aspek Ekonomis
• Harga pokok produksi relatif rendah pada kisaran Rp.150 – Rp.170/Kg.
• Harga eceran tertinggi mencapai Rp.250 – Rp.300 per Kg pupuk.
• Resiko biaya kerusakan produksi (reject) sangat kecil.
• Bahan baku murah dan sangat melimpah serta pengadaannya tidak tergantung pada pihak ketiga.
• Prospek laba usaha pasti, dengan tingkat resiko kecil.
• Biaya marketing/iklan relatif rendah, dikarenakan pupuk organik biokompos telah dikenal petani dan kalangan pelaku agribisnis.
Aspek Manfaat dan Keunggulan
• Pupuk organik biokompos telah diuji pada laboratorium independent (Sucofindo), mempunyai kandungan unsur hara makro-mikro lengkap (NPK, Mg, S, Mn, Zn, Fe, Cu, Ca ), PH netral, C Organik >12, bebas gulma dan pathogen, ramah lingkungan.
• Harga komersil sangat terjangkau petani
• Sebagai pupuk alternatif disamping pupuk konvesional/kimia yang selama ini digunakan petani
• Menyuburkan dan menggemburkan tanah, memperbaiki struktur dan tekstur tanah, keseimbangan ekosistem dalam tanah, meningkatkan efektivitas ketersediaan dan penyerapan unsur hara oleh tanah
• Pengendali bioaktifitas dan biodegradasi pestisida, dan mampu sebagai penetralisasi tanah beracun atau masam akibat kandungan logam berat
• Meningkatkan daya toleransi tanaman terhadap kekeringan
• Meningkatkan bahan organik tanah

METODE PELAKSANAAN PROGRAM
Untuk menjawab bebertapa poin dari tujuan usaha ini, maka kami akan mencoba memaparkan bagaiumana proses yang kiranya akan dilaksanakan jika proposal ini dilaksanakan. Untuk memberikan alternatif pupuk yang aman dan menigkatkan produktifitas, maka perlu dijaga mutu dari produk pupuk yang dipakai. Dalam hal ini kami menentukan standar mutu pupuk yang kami hasilkan. Dengan standar yang memenuhi kriteria tersebut, maka jika produk ini dipakai oleh customer, maka dengan sendirinya hasil produksi baik secara lokal akan meningkat dan hal ini meningkatkan ketahanan pangan kita juga.
Pabrik gula yang memiliki output sampingan yaitu blotong dan abu, akan memiliki masalah jika limbah tersebut tidak dibuang atau dimanfaatkan. Fenomena yang ada adalah untuk membuang limbah tersebut, pabrik gula malahan akan mengeluarkan biaya untuk angkut dan tempat serta ijin pembuangan. Jikalau kita mengambil limbah yang ada tersebut, maka akan mengurangi biaya yang dikeluarkan oleh pabrik.
Prospek laba dari kegiatan produksi ini sangatlah baik, dengan biaya modal awal den biaya variabel tiap prodak yang kecil, mudah untuk mencari laba. Meskipun mungkin permasalahan yang akan dihadapi adalah siap atau tidaknya pasar yang kita tuju. Oleh karena itu kami mencoba untuk menyusun rencana kerja yang akan dilakukan selama enam bulan tersebut.
a. Menyusun rencana kerja dan menentukan penanggungjawab serta job description.
b. Menentukan lokasi produksi dan melakukan sewa tempat. Lokasi produksi disyaratkan dekat dengan pabrik gula sehingga mengurangi biaya transportasi.
c. Mengadakan kerjasama dengan Pabrik Gula dalam hal bahan baku produksi. Karena blotong dianggap limbah, maka kerjasama ynag kiranya dilakukan adalah mengajak pabrik untuk membuang limbah blotong ke pabrik kita.
d. Persiapan sarana dan prasarana produksi, belanja peralatan produksi dilakukan dengan pertimbangan harga yang kompetitif sehingga mengurangi biaya investasi awal.
e. Menentukan sasaran pemasaran yaitu petani pada umumnya dan petani tebu pada khususnya.
f. Evaluasi tahap pertama yaitu mengevaluasi kekurangan dari tahap persiapan produksi.
g. Menyiapkan target pasar, dengan melakukan pendekatan awal dengan petani ataupun lewat pegawai penyuluh pertanian.
h. Melaksanakan proses produksi awal yaitu 5000 kg/hari.
i. Melakukan pemasaran produk.
j. Evaluasi produksi, menganalisa kekurangan masalah produksi, pemasaran dan pengendalian produk.
k. Penyusunan laporan kegiatan. 
JADWAL KEGIATAN PROGRAM
Jadwal Kegiatan Program
Kegiatan Bulan ke-
1 2 3 4 5 6
1. Persiapan
 Menyusun rencara kerja
 Persiapan dan penetapan lokasi
 Persiapan alat dan perlengkapan usaha
 Promosi dan strategi target pemasaran
 Evaluasi tahap pertama
2. Pelaksanaan
 Menyiapkan/menjaring target pasar
 Pengembangan usaha dan produksi
 Pemasaran produk
 Evaluasi pelaksanaan usaha
 Penyusunan laporan kegiatan
*. Pelaksanaan

BIODATA KETUA SERTA ANGGOTA
1. KETUA PELAKSANA
• Nama Lengkap : Vidi Priyastomo
• NIM : 04620155
• Fakultas/Program studi : Ekonomi/Akuntansi
• Perguruan Tinggi : Universitas Muhammadiyah Malang
• Anggota Pelaksana : 2 Orang
• Waktu Penelitian : 50 JAM per minggu
2. ANGGOTA PELAKSANA
Nama Lengkap : Sukma Hakim H.
• NIM : 04620198
• Fakultas/Program studi : Ekonomi/Akuntansi
• Perguruan Tinggi : Universitas Muhammadiyah Malang
Nama Lengkap : Alfan Syahni
• NIM : 05620202
• Fakultas/Program studi : Ekonomi/Akuntansi
• Perguruan Tinggi : Universitas Muhammadiyah Malang

BIODATA PEMBIMBING KEGIATAN

Nama : Drs. Ahmad Waluyo Jati, M.M.
Tempat, Tanggal Lahir : Blora, 05 Juni 1967
NIP : 107.9309.0294
Jenis Kelamin : Laki-laki
Fakultas/Program Studi : Ekonomi/Akuntansi
Bidang Keahlian : Kewirausahaan
Waktu Untuk Kegiatan : 25 Jam Per Minggu

ANGGARAN BIAYA
I. Investasi
No Jenis Unit Harga/Satuan (Rp) Jumlah (Rp)
1 Tanki fiber kapasitas 1ton 1 700.000 700.000
2 Mesin Jahit 1 500.000 500.000
3 Timbangan 50 kg 1 500.000 500.000
4 Selang Spiral 3 dim 20 m 25.000 500.000
Total Biaya 2.200.000

II. Produksi awal
Estimasi biaya tiap satu kilogram produk
No Komponen Biaya/kg (Rp)
1 Fermenter Em Mesbio 55,00
2 Kemasan 35,00
3 Tenaga Kerja 30,00
4 Pemeliharaan Alat 2,00
5 Transport dan Bahan Baku 8,00
6 Promosi dan Demoplot 2,00
7 Fee Pemasaran 15,00
8 Biaya Lain-lain 5,00
Total 150,00

Dengan estimasi tiap hari produksi dengan kapasitas produksi 10.000Kg/Produksi maka tiap produksi menghabiskan biaya:
10.000Kg x 150/Kg= Rp 1.500.000
Selanjutnya jika diestimasikan bahwa setiap hasil produksi langsung laku terjual dan habis karena produk murah, maka :
HPP : Rp 150/ Kg
Harga jual : Rp 250/ Kg
Laba/Kg = Harga Jual-HPP
= Rp 250-Rp150
= Rp 100/Kg
Laba/tahun = (laba/kg x kapasitas produksi) jumlah produksi 1 tahun
= (100 x 10.000) 48
= 1.000.000x 48
= Rp 48.000.000

= 21,81 % (Per Masa Produksi)

= Rp 131.506,65 x 1 x 0,2181
= Rp 68.375,84
Biaya Produksi (Variabel Cost) dalam satu tahun adalah:
VC = 150 x 10.000 x 48
= Rp 72.000.000
Total dana yang dibutuhkan awal kegiatan:
Aktiva : Rp 2.200.000
2 kali Produksi awal @ Rp 1.500.000 : Rp 3.000.000
Evaluasi awal : Rp 500.000+
Jumlah : Rp 5.700.000,00
GAMBARAN CASH FLOW
Masa Produksi : 150 hari produktif
Periode : Bulan 1 sampai Bulan 6
Kapasitas : 10.000 Kg/Produksi
Produksi 40000 Kg 40000 Kg 40000 Kg 40000 Kg 40000 Kg 40000 Kg
Uraian Bulan 1 Bulan 2 Bulan 3 Bulan 3 Bulan 4 Bulan 5
Tanki fiber kap 1ton Rp 700.000 Rp – Rp – Rp – Rp – Rp –
Mesin Jahit Rp 500.000 Rp – Rp – Rp – Rp – Rp –
Timbangan 50 kg Rp 500.000 Rp – Rp – Rp – Rp – Rp –
Selang Spiral 3 dim Rp 500.000 Rp – Rp – Rp – Rp – Rp –
Kemasan 800 lbr Rp 28.000 Rp 28.000 Rp 28.000 Rp 28.000 Rp 28.000 Rp 28.000
Biaya Tenaga Kerja Rp 1.200.000 Rp 1.200.000 Rp 1.200.000 Rp 1.200.000 Rp 1.200.000 Rp 1.200.000
Pemeliharaan Alat Rp 80.000 Rp 80.000 Rp 80.000 Rp 80.000 Rp 80.000 Rp 80.000
Transport dan Bahan Baku Rp 320.000 Rp 320.000 Rp 320.000 Rp 320.000 Rp 320.000 Rp 320.000
Promosi dan Demoplot Rp 80.000 Rp 80.000 Rp 80.000 Rp 80.000 Rp 80.000 Rp 80.000
Fee Pemasaran Rp 600.000 Rp 600.000 Rp 600.000 Rp 600.000 Rp 600.000 Rp 600.000
Biaya lain-lain Rp 200.000 Rp 200.000 Rp 200.000 Rp 200.000 Rp 200.000 Rp 200.000
Laporan Rp – Rp – Rp – Rp – Rp – Rp 300.000
Evaluasi Rp 500.000 Rp – Rp – Rp – Rp 500.000 Rp –
Jumlah pengeluaran Rp 5.208.000 Rp 2.508.000 Rp 2.508.000 Rp 2.508.000 Rp 3.008.000 Rp 2.808.000
Penjualan Rp 10.000.000 Rp 10.000.000 Rp 10.000.000 Rp 10.000.000 Rp 10.000.000 Rp 10.000.000
Saldo Akhir Rp 4.792.000 Rp 12.284.000 Rp 19.776.000 Rp 27.268.000 Rp 34.260.000 Rp 41.452.000

Lampiran 1
Daftar Riwayat Hidup Ketua Serta Anggota Kelompok
Ketua Pelaksana Kegiatan
NAMA DAN BIODATA PENULIS

Nama : Vidi Priyastomo
Jenis kelamin : Laki-Laki
Golongan darah : O
Agama : Islam
Status perkawinan : Belum kawin
Kewarhanegaraan : Indonesia
Tempat, Tanggal Lahir : Ngawi, 2 Januari 1986
Pekerjaan : Mahasiswa
Alamat : Rt 02 Rw 03 Desa Kletekan Kecamatan Jogorogo, Kab. Ngawi Jawa Timur.
No Ponsel : +6285649811997
NIM : 04.620.155
Riwayat Pendidikan : SDN Kletekan 1 Ngawi (1992-1998)
SLTPN 2 Ngawi (1998-2001)
SMAN 2 Ngawi (2001-2004)
Universitas Muhammadiyah Malang (2004-sekarang)
Pengalaman Organisasi : Ketua Umum PALA MAYAPADA
Kadiv A Majelis Permusyawaratan Siswa SMAN 2 Ngawi
Kader Penegak Disiplin SMAN 2 Ngawi
BEMFA Ekonomi UMM Sebagai Staff Humas Priode 2006/2007 dan Tahun 2007 sampai sekarang.

Pengalaman Penelitian Dan Karya Ilmiah Peningkatan Produksi Padi Gogo Melalui Pendekatan Model Pengelolaan Tanaman Dan Sumberdaya Terpadu (PTT),PKMI DIKTI 2006
Keuntungan Mengolah Padi Organik Dibandingkan Dengan Mengolah Padi Anorganik, PKMI DIKTI 2006.
Pengaruh Earnings Management Terhadap Kualitas Pengungkapan Laporan Keuangan Pada Perusahaan Manufaktur Yang Listing Di Bursa Efek Jakarta (Bej) Periode 2003- 2005, PKMP DIKTI 2006
1. Penggunaan Strategi Akuntabilitas dalam Rangka Meningkatkan Daya Saing dan Pelayanan Publik di Jawa Timur, LKTM Pemprov Jatim, 2006
Kegiatan Peluang Investasi Obligasi Untuk Membiayai Pembangunan Daerah, LKTI UGM 2006
Model Kemitraan Dalam Produksi Gandum Untuk Memenuhi Kebutuhan Pangan Indonesia, PKMP Riset Bogasari. 2006
Korelasi Antara Kapasitas Fiskal Dengan Pendapatan Asli Daerah Serta Pengaruhnya Terhadap Strategi Belanja Daerah Provinsi Jawa Timur, didanai PKMI DIKTI 2007
Prospek Bisnis Investasi Dalam Dunia Futures ( Berjangka ), PKMI DIKTI 2007

Lampiran 2
RIWAYAT HIDUP ANGGOTA PELAKSANA KEGIATAN

1. Nama Lengkap : Sukma Hakim Haryono
2. Tempat dan Tanggal Lahir : Jakarta,27 Maret 1986
3. Jenis Kelamin : Laki-Laki
4. Golongan Darah : B
5. Agama : Islam
6. Satatus Perkawinan : Belum Kawin
7. Kewarganegaraan : Indonesia
8. Pekerjaan : Mahasiswa
9. Alamat : KAV. DKI Blok B17 no.48 Rt 002 Rw 011 Malaka Jaya, Jakarta Timur 14360
021- 8650258
Pendidikan
 SDN 14 Pagi Jakarta (1992-1998)
 SMPN 213 Jakarta (1998-2001)
 SMAN 12 Jakarta (2001-2003)
 SMAN 2 Tarogong Garut (2003-2004)
 Universitas Muhammadiyah Malang (2004-Sekarang)
Pengalaman Organisasi
 Anggota Paskibra tahun 2000
 Ketua LDKI
 Wakil Ketua ROHIS

Pengalaman Penelitian Dan Karya Ilmiah Peningkatan Produksi Padi Gogo Melalui Pendekatan Model Pengelolaan Tanaman Dan Sumberdaya Terpadu (PTT),PKMI DIKTI 2006
Keuntungan Mengolah Padi Organik Dibandingkan Dengan Mengolah Padi Anorganik, PKMI DIKTI 2006.
Pengaruh Earnings Management Terhadap Kualitas Pengungkapan Laporan Keuangan Pada Perusahaan Manufaktur Yang Listing Di Bursa Efek Jakarta (Bej) Periode 2003- 2005, PKMP DIKTI 2006
2. Membangun Nilai-Nilai Enterpreneur Birokrasi dalam Meningkatkan Kinerja Pelayanan Publik., LKTM Pemprov Jatim, 2006
Regulasi sebagai insentif bagi investor, LKTI UGM 2006
Model Kemitraan Dalam Produksi Gandum Untuk Memenuhi Kebutuhan Pangan Indonesia, PKMP Riset Bogasari. 2006
Faktor yang Mempengaruhi Minat Mahasiswa Pada Usaha Prospektus Warung Kopi, PKMI DIKTI 2007

Iklan

07/08/2009 - Posted by | Contoh PKM

9 Komentar »

  1. SALAM SUKSES

    SAYA TERTARIK UNTUK MITRA SAYA ADA LIMBAH SAMPAH VOLUME 100M3 PERHARI

    SAYA MITRA

    021.94419490
    SAMOSIR

    Komentar oleh SAMOSIRGPH | 07/14/2009

  2. Assalamu Alaikum….
    Terima Kasih atas tulisan tsb diatas, saya sementara kelola limbah pabrik tersebut di Sulawesi Selatan, dan saya manfaatkan limbah (blotong) tersebut dengan mempergunakan alat pengolahan (komposter),mungkin selanjutnya, bisa shar ide atau sumbang saran hal tersebut.
    Ayo kunjungi blog saya juga untuk beri masukan hal limbah yang lain juga, saya konsentrasi dalam pengolahan limbah, khususnya sekarang merubah paradigma tentang sampah ini….. Artinya sampah jadi emas, bukan lagi masalah tapi peluang yang sangat bijak untuk dikelola oleh masyarakat, saya juga menyiapkan alat pengolahnya (komposter)…. Insya Allah, lain kesempatan kita lanjut….Ini no contak person saya..085215497331 dan sy juga ada tokoonline hal pengolahan limbah ini di http://indonetwork.or.id/kencana_makassar
    Demikian Sobat…..Salam

    Komentar oleh H. Asrul Hoesein | 08/27/2009

  3. Kami memiliki stock Blotong cukup banyak lebih dari 4000 ton per Bulan. dapat mensupply kebutuhan pembeli. Lokasi kami ada di Kota Serang Propinsi Banten. kami menjual bentuk gumpalan curah Blotong dengan harga ditempat lokasi penumpukan Blotong. Harga nego.

    Komentar oleh Ashwin | 01/06/2010

  4. Kami memiliki stock Blotong cukup banyak lebih dari 4000 ton per Bulan. dapat mensupply kebutuhan pembeli. Lokasi kami ada di Kota Serang Propinsi Banten. kami menjual bentuk gumpalan curah Blotong dengan harga ditempat lokasi penumpukan Blotong. Harga nego. Hubungi : Alamat email kami : ashwinplgnbd@gmail.com

    Komentar oleh Ashwin | 01/06/2010

  5. Waduh gak nyangka ternyata masih ada yang peduli ma tulisanku, jadi inget sewaktu S1. thanks 4 all

    Komentar oleh Vidi Priyastomo | 01/22/2010

  6. bung ashwin saya kirim list pertanyaan ttg blotong ke email anda, tks

    Komentar oleh sari | 01/24/2010

  7. Kendala utama dalam penjualan pupuk ini adalah pasar yang belum “akrab” dengan pupuk organik, selain itu juga distribusi yang sulit. Di Ngawi (asal saya) ternyata sudah diusahakan usaha pembuatan ini oleh pabrikan yang besar di Kecamatan Geneng. kebetulan untuk Mixing dan pengolahan kemari mereka menyewa Excavator dan Wheel loader punya saya, tapi saya gak ikut berkecimpung dalam perusahaan tersebut. saran saya usaha ini menjajikan jika benar2 ditekuni.

    Komentar oleh Vidi Priyastomo | 03/11/2010

  8. Saya Ada blotong sangat Banyak d ciwandan cilegon..jika Ada yang membutuhkan hub. 085715611182,Lebih senang lagi kita kerjasama dengan Konrak.

    Komentar oleh Rendy miftah ananda | 03/18/2012

  9. […] PDF File Name: Pemanfaatan limbah padat blotong dan abu pg menjadi pupuk Source: zaifbio.wordpress.com » DOWNLOAD « […]

    Ping balik oleh Download Prosiding Riset Pemasaran | Terbaru 2015 | 01/01/2015


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: