BIOLOGI ONLINE

blog pendidikan biologi

Warung “AKTIVIS” sebagai peluang Usaha mahasiswa

A. Latar Belakang

Fenomena “nyangkruk” dan “ngopi” bagi masyarakat bukan menjadi suatu hal yang asing lagi untuk disaksikan dilingkungan sekitar kita. Terlebih bagi para akademisi yang menuntut ilmu di perguruan tinggi atau yang lebih dikenal dengan sebutan mahasiswa. Warung kopi seolah menjadi kampus alternatif bagi para mahasiswa. Dengan segelas kopi seharga dua batang rokok, mahasiswa bisa duduk berjam-jam untuk membicarakan apa saja yang tidak dibatasi oleh dimensi waktu dan ruang kuliah. Mulai dari perhelatan politik kampus, membedah kebijakan universitas yang dipandang tidak berpihak pada mahasiswa, hingga pada persoalan politik-kenegaraan yang sedang menghangat.
Berbeda pada saat diperkuliahan, di Warung Kopi para mahasiswa tidak perlu takut mengeluarkan gagasannya, sebab di warung kopi kebebasan berbicara benar-benar dilindungi. Ancaman nilai, Drop Out, tidak akan mampu menghentikan cangkru’an di warung-warung kopi. Mahasiswa terus melakukan diskusi, pagi, siang, sore, dan bahkan, hingga larut malam, para mahasiswa silih berganti datang ke warung kopi.
Mahasiswa yang biasanya tergabung dalam suatu organisasi yang memiliki satu visi dan misi yang sama biasanya duduk bersama sesuai dengan kelompoknya, para aktivis organisasi ekstra kemahasiswaan duduk menurut organisasinya masing-masing, aktivis lembaga intra semacam HMJ, BEM atau Senat selalu duduk bersama teman seprofesinya, demikian pula pada mahasiswa pecinta alam dan aktivis sanggar. Bahkan tidak ketinggalan turut meramaikan ritual warung kopi adalah vokalis ternama band-band kampus dengan gitaris dan drumernya yang selalu menenteng drum stick kemana-mana.
Namun dalam realita yang sesungguhnya, dari sekian banyak organisasi tersebut sebenarnya terdapat suatu perbedaan idealisme antar organisasi yang menyebabkan adanya persaingan. Persaingan yang sehat akan berdampak positif bagi perkembangan organisasi tersebut. Namun jika persaingan yang terjadi adalah persaingan yang tidak sehat, maka pada titik tertentu bisa berimbas pada terjadinya konflik antar organisasi dan hal tersebut adalah yang sangat disayangkan jika konflik tersebut berujung pada sebuah pertikaian.
Melihat budaya yang menjamur pada mahasiswa aktivis tersebut yang gemar melakukan kegiatannya diwarung kopi mulai dari ngobrol biasa dan diskusi ringan hingga pada rapat organisasi dan bedah buku maka kami berinisiatif untuk membuat suatu “Warung Kopi Aktivis” yang memiliki kekhususan dibanding warung kopi yang lainnya sekaligus mampu sebagai tempat islah antar organisasi.

B. Rumusan Masalah
Pembuatan Warung Kopi Aktifis sebagai peluang usaha Mahasiswa

C. Tujuan Kegiatan
Tujuan utama dari pengadaan warung aktivis ini adalah :
– Melatih jiwa kewirausahaan mahasiswa
– Memberi pemasukan pendapatan bagi mahasiswa
– Melatih jiwa kepemimpinan mahasiswa
Bagi Konsumen
– Sebagai sarana bagi mahasiswa aktivis dan umum untuk bersosialisasi secara positif
– Tempat pengembangan wacana pendidikan dan pemikiran Civitas Akademika dan Khalayak umum
– Sebagai sarana pemersatu (islah) antar organisasi yang berselisih haluan
– Sebagai sarana informasi transformasi antar masyarakat dan mahasiswa

D. Luaran yang di harapkan
Usaha Warung ini selain diharapkan sebagai wirausaha yang menjanjikan juga diharapkan mampu memberi wadah positif bagi mahasiswa aktivis dan umum, selain sebagai tempat pengembangan wacana dan keilmuan bagi mahasiswa, warung aktifis ini diharapkan juga dapat menjadi tempat islah antar organisasi untuk dapat menyatukan semangat menuju pembangunan bangsa yang berkesinambungan.

E. Kegunaan Program
Usaha Warung aktivis ini merupakan ajang bagi para mahasiswa untuk mempraktekkan teori yang selama ini telah di dapatkan dalam perkuliahan. Dapat dikatakan juga sebagai praktek kerja langsung. Pembukaan Warung aktifis ini juga memberikan manfaat kepada mahasiswa umum dan masyarakat yaitu menyediakan sarana dan tempat untuk bersosialisasi dengan relasi mereka.

F. Gambaran Umum Rencana Usaha
Dalam usaha warung “aktifis” ini merupakan sebuah ide yang muncul dengan melihat fenomena pada mahasiswa terutama mahasiswa aktifis yang gemar melakukan aktifitas sosial organisasi diwarung kopi. Aktifitas mahasiswa tersebut meliputi interaksi sosial secara umum seperti hanya sekedar berkumpul, bercanda, aktifitas diskusi ringan mengenai suatu permasalahan sosial atau organisasi, rapat internal organisasi hingga pada kegiatan bedah buku yang dikemas secara sederhana diwarung kopi.
Usaha warung Aktifis ini merupakan usaha dengan modal, tenaga kerja dan fasilitas yang berkapasitas sedang. Bertempat didaerah yang strategis bagi mahasiswa aktivis, mudah dijangkau karena tidak jauh dari kampus. Dalam usaha ini produk yang dihasilkan adalah minuman dan makanan dengan harga yang sesuai dengan kantong mahasiswa. Untuk minuman dalam hal ini adalah kopi, teh, susu, dan minuman dalam kemasan. Untuk penjualan kopi terdapat kekhususan, dimana terdapat berbagai macam kopi tradisional yang telah dikenal oleh masyarakat memiliki cita rasa yang khas. diantaranya :
1. Kopi Gresik
2. Kopi Bali
3. Kopi Blitar
4. Kopi Riau
5. Kopi Madura
Untuk menu makanan, dipilih makanan ringan sebagai teman minum kopi. Hal ini disesuaikan dengan konsep dasar bahwa Kafe ini bukan warung makan tetapi sejenis Warung kopi. Menu makanan ringan yang disajikan antara lain:
1. Ketan
2. Gorengan
3. Mie Instan
4. Roti bakar dengan berbagai rasa.
Karena usaha ini merupakan usaha yang berkapasitas sedang, maka Perlengkapan yang dibutuhkan juga sederhana. Peralatan yang digunakan dalam usaha ini meliputi dispenser, galon air, kompor, alat penggorengan, alat pemanggang roti, gelas piring dan lain lain. Sedangkan personel dalam bisnis ini meliputi 5 orang tenaga kerja yang diantaranya merangkap sebagai divisi pemasaran, operasional, dan keuangan. Karena personel sedapat mungkin diambil dari kalangan mahasiswa kelompok sendiri yang telah berpengalaman dan memilki keahlian dan penguasaan terhadap bidangnya masing-masing. Namun tidak menutup kemungkinan jika pada kondisi selanjutnya terdapat kekurangan personel, maka akan ditambahkan lagi jumla personel dari kalangan mahasiswa aktifis juga.
Dalam Usaha ini terdapat kekhususan yang membedakan warung ini dengan kafe atau warung kopi yang lain, yaitu terdapatnya kegiatan-kegiatan yang mendukung pada pengembangan wacana dan intelektual mahasiwa, diantaranya:
– Adanya bedah buku dengan mengundang penulisnya langsung dalam waktu sebulan sekali
– Diskusi sosial tentang fenomena sosial yang sedang hangat terjadi dengan mengundang pemateri yang ahli dibidangnya
– Dialog akademik dengan tokoh-tokoh pendidikan atau mahasiswa antar kampus
– Adanya pemutaran film-film dan diskusi dalam satu kali dalam seminggu
– Pengadaan koran tiap hari
– Pemutaran lagu-lagu pergerakan (umum), lagu-lagu perjuangan indonesia dan lagu-lagu hiburan.

G. Metode Pelaksanaan Program
I. Tahap Persiapan
Pada tahapan ini meliputi ;
a. Pengkondisian team
b. Pembagian job description dan job specification pada masing-masing anggota team dan anggota perbantuan. Termasuk disini adalah pada team khusus yang bertugas pada persiapan kegiatan khusus di warung aktifis.
c. Persiapan segala keperluan termasuk bahan jual dan perlengkapan dapur
d. Pengkondisian tempat dan penataan fisik
e. Pengkondisian mesin dan peralatan

II. Tahap Publikasi dan Pemasaran
Publikasi dan pemasaran dilakukan melalui :
a. Media Brosur
b. Metode Personal Selling
c. Melalui Hubungan Kemasyarakatan

III. Tahap Pelaksanaan Program dan Evaluasi
Pelaksanaan program dilakukan secara terorganisir dan melakukan evaluasi harian dan mingguan guna melakukan analisis baik dari factor internal team maupun analisis kompetitor yang kemungkinan muncul. Hal tersebut dilakukan sebagai upaya mengevaluasi guna mempertahankan keunggulan bersaing dengan menonjolkan kelebihan-kelebihan yang menjadikan warung aktifis ini berbeda dengan warung yang lain.

H. Jadwal Kegiatan

Tahap Jenis kegiatan Rincian kegiatan
I PERSIAPAN Pengkondisian Team
Pembagian job description dan job specification pada masing-masing anggota team dan anggota perbantuan

Persiapan segala keperluan termasuk bahan jual dan perlengkapan dapur
Pengkondisian tempat dan penataan fisik
Pengkondisian mesin dan peralatan
II Publikasi dan Pemasaran Pembuatan media brosur di berbagai kampus dan kesekretariatan organisasi, sosialisasi warung aktifis pada mahasiswa secara person to person melalui anggota team yang juga anggota suatu organisasi
III Pelaksanaan Program dan Evaluasi Pelaksanaan Program sekaligus melakukan evaluasi, analisis kompetitor dan rencana tindak lanjut pada tiap minggunya untuk peyelenggaraan kegiatan-kegiatan khusus yang dilakukan di warung aktifis.
Keterangan

– Pada tiap tahapan dilakukan secara terorganisir, bekerja secara individual sesuai dengan job des dan job spec masing-masing namun tetap kolektif untuk kemajuan bersama.
– Pada tahapan I dan II memerlukan waktu satu minggu (7 Hari), selanjutnya dilakukan pelaksanaan program
– Pada tahapan pelaksanaan program, tidak menutup kemungkinan untuk dadakan perubahan sesuai dengan kondisi yang dihadapi pada saat pelaksanaan program.

Jadwal Pelaksanaan

No Bulan ke
1 2 3 4
01 Persiapan Pengkondisian tim X
Pembagian job des dan Job Spec X
Persiapan keperluan perlengkapan X
Pengkondisian tempat X
02 Publikasi Publikasi X X X X
03 Pelaksanaan X X X
04 Evaluasi X X X

I. Nama dan Biodata Ketua dan Anggota

Ketua Kelompok
Nama : Devi Marlian Suciati
TTL : Bandung, 29 September 1986
NIM : 04810005
Fakultas : Psikologi
Alamat di Malang : Perum Landung Sari Asri Blog G No. 31 Malang.
Alamat Asli : Jl. Pinus no 6 Tangkerang Utara, Pekanbaru Riau
No telp/HP : 081334415592

Riwayat Pendidikan :
o SD 016 Sekip, Pekanbaru Riau
o SLTP N10 Pekanbaru Riau
o SMU N8 Pekanbaru Riau

Riwayat Organisasi :
– OSIS SLTP 10 periode 1998-1999
– Ikatan Mahasiswa Riau

Anggota Kelompok
Nama : Herlina Kurnia Astuti
TTL : Gresik, 29 Agustus 1986
NIM : 04810094
Fakultas : Psikologi
Alamat di Malang : Tlogomas Gg. 15B No. 03 Malang.
Alamat Asli : Jl. Rambe No. 69 Gumeno Manyar Gresik
No telp/HP : 081803881521
Email : lyna_re@yahoo.com

Riwayat Pendidikan :
o MI Nurul Ulum Gumeno Gresik
o SLTP YP Sunan Dalem Gumeno Gresik
o SMU N 1 Cerme Gresik
o Fakultas Psikologi Universitas Muhammadiyah Malang
Riwayat Organisasi :
 OSIS SLTP (1998-1999)
 Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Universitas Muhammadiyah Malang
 Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama’
 Sekretaris Umum Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Psikologi (2005-2006)
 Pemimpin Umum Lembaga Pers Mahasiswa Fakultas Psikologi UMM (2006-2007)

Aktifitas non Akademik
 Peserta Sekolah Masyarakat Sipil (SMS) kota Malang yang diselenggarakan oleh yayasan Averroes Malang
 Pendamping Pelatihan Pengembangan Kepribadian dan Kepemimpinan (P2KK) Universitas Muhammadiyah Malang

Nama : M. Khairul Muannam
TTL : Blitar, 09 September 1987
NIM : 05120006
Fakultas : Agama Islam/ Syariah
Alamat di Malang :.Jl Tirto Utomo Gg 8 no 159 b
Alamat Asli : Sidorejo Ponggok Blitar
No telp/HP : 0813345279

Riwayat Pendidikan :
o MIN Sidorejo Blitar
o MTSN 1 Sidorejo Blitar
o MA Maarif Udan Awu
o Fakultas Agama Islam UMM
Riwayat Organisasi :
 Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Universitas Muhammadiyah Malang
 Seekretaris Umum Anak Cabang Ponggook Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama’
 Ketua Bidang Minat Bakat Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Agama Islam (2005-2006)
 Staf Mentri dalam negri BEM UMM (2007-2008)

Nama : Abdul Karim Abraham
TTL : Blitar, 09 September 1987
NIM : 06260083
Fakultas : Ilmu Sosial dan Ilmu Politik
Alamat di Malang :.Jl Tirto Utomo Gg 8 no 159 B
Alamat Asli : Singaraja Bali
No telp/HP : 0813345279
Riwayat Pendidikan :
o SDN 6 Pejakatan
o SMP Ibrahimi Situbondo
o MA Nurul Hikam Situbondo
o Fakultas Ilmu Sosial Universitas Muhammadiyah Malang
Riwayat Organisasi :
 Ikatan Santri Salafiyah Syafiiyah IKSASS BALI
 Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Universitas Muhammadiyah Malang
 Sekretaris Mentri departemen sosial dan ekonomi BEM UMM (2007-2008)
J. Nama dan Biodata Dosen Pendamping

Nama : Siti Maimunah, S. Psi
Tempat/Tgl lahir : Malang, 20 Mei 1977
Alamat
a. Rumah : Jl. Candi III E/ 147
Telp : 081.2330.6297
b. Kantor : Fakultas Psikologi Universitas Muhammadiyah Malang.
Jl. Tlogomas 246 Malang
Telp: 0341-464318 Psw.170

Riwayat Pendidikan :
1. Program S2 : Magister Sumber Daya Manusia
2. Program S1 : Psikologi

Riwayat Pekerjaan :
– Dosen Kopertis Wilayah VII/ Jawa Timur

Penelitian / Karya tulis :
– Perbedaan perilaku lekat anak antara ibu yang bekerja dan yang tidak bekerja
– Hubungan antara IQ, EQ, & SQ dengan gaya kepemimpinan
– Kecemasan ibu hamil menjelang persalinan pertama

K. Anggaran Biaya

No Jenis Pengeluaran Rincian jumlah
1 Sewa Tempat Rp. 3.000.000
2 Perlengkapan Tempat
Karpet plastik 25 meter Rp. 13.000 Rp. 325.000
Wearles 1 buah Rp. 125.000
Meja mini 35 buah Rp. 10.000 Rp. 350.000
3 Perlengkapan dapur
Kompor biasa, kompor Gas
dan elpiji 1 buah
Rp. 450.000
Dispenser 2 buah Rp. 75.000 Rp.150.000
galon air 2 buah Rp. 25.000 Rp. 50.000
Alat penggorengan 2 buah Rp. 20.000 Rp. 40.000
Alat pemanggang roti 1 buah Rp. 50.000 Rp. 50.000
Panci 2 buah Rp. 15.000 Rp. 30.000
Gelas 30 buah Rp. 2000 Rp. 60.000
Cangkir kopi 50 buah Rp. 2000 Rp.100.000
Piring plastik 50 buah Rp. 1500 Rp. 75.000
Mangkok 50 buah Rp. 2000 Rp.100.000
3 Belanja awal bahan
Kopi Gresik 2 Kg Rp. 35.000 Rp. 70.000
Kopi Blitar 1 Kg Rp. 35.000 Rp. 35.000
Kopi Bali 1 Kg Rp. 40.000 Rp. 40.000
Kopi Madura 1 Kg Rp. 40.000 Rp. 40.000
Kopi Riau 1 Kg Rp. 50.000 Rp. 50.000
Kopi nescafe 20 bks Rp. 700 Rp. 14.000
Kopi capucino 12 bks Rp. 800 Rp. 9.600
Susu 2 kaleng Rp. 7000 Rp. 14.000
Teh 2 bks Rp. 2500 Rp. 5.000
Roti tawar 3 dus Rp. 7000 Rp. 21.000
Pisang Rp. 10.000
Mie instan 2 dus Rp. 25.000 Rp. 50.000
Ketan 1 Kg Rp. 15.000 Rp. 15.000
4 Publikasi
Pamflet 1 Rim .
Rp. 200.000
5 Lain-lain
Minyak goreng 5 Kg Rp. 7000 Rp. 35.000
Gas elpiji 1 buah Rp. 60.000000 Rp. 60.000
Sabun cuci 1 buah Rp. 4300
Serbet 35 buah Rp. 1000 Rp. 35.000
Taplak meja plastik 40 buah Rp. 1500 Rp. 60.000
Tempat tissue 7 buah Rp. 2500 Rp. 17.500
Langganan koran
(kompas & jawa pos) 1 bulan Rp. 50.000 Rp. 100.000
Buku bacaan Rp. 100.000
Fee pemateri Rp. 100.000
Jumlah Pengeluaran Rp. 6.000.000

L. Lampiran
Lampiran 1
1. Perencanaan Kegiatan
1. Proses produksi
Usaha ini melayani konsumen sesuai dengan pesanan yang masuk. Sebelumnya kami sudah menyediakan daftar menu yaitu segala macam sajian yang kami tawarkan dimana kami juga menyertakan rincian harganya. Dari situ, konsumen dapat lansung memilih dan memesan sesuai selera dan sesuai dengan keadaan kantong.
2. Penataan fisik
Tata letak yang kami tawarkan didasarkan pemikiran bahwa penjualan yang terjadi bervariasi tergantung sejauh mana produk dapat menarik perhatian konsumen. Oleh sebab itu, kami mencoba untuk menampilkan produk yang kami miliki dalam bentuk display,karena semakin banyak display dapat dipastikan bahwa konsumen akan tertarik
3. Mesin dan Perlatan
Peralatan yang kami gunakan meliputi:
1. dipenser
2. galon air mineral
3. kompor
4. alat-alat penggorengan
5. gelas
6. piring dan lain-lain

2. Rencana Pemasaran
Harga
Sesuai dengan target pasar yang ingin dicapai,maka harga yang diberikan disesuaikan dengan keadaan kantog para konsumen, artinya murah, meriah tetapi tetap mengutamakan kualitas. Adapun daftar menu dan rincian harganya adalah sebagai berikut:
a. Aneka Minuman
1. Aneka Kopi Spesial
– Kopi Gresik Rp. 1700
– Kopi Bali Rp. 1700
– Kopi Blitar Rp. 1700
– Kopi Riau Rp. 1700
– Kopi Madura Rp. 1700
– Kopi Hitam Rp. 1500
2. Aneka Teh
– Teh Tawar Rp. 700
– Teh Manis Rp. 1000
– Teh Hijau Rp. 1200
– Teh Jahe Rp. 1200

3. Aneka Susu
– Susu putih Rp. 1700
– Susu Coklat Rp. 1700
4. Lain-lain
– STMJ Rp. 3500
– Teh Susu Rp. 2200
– Kopi Jahe Rp. 1700

b. Aneka Makanan
1. Roti Bakar aneka Rasa Rp. 2500
2. Pisang Bakar Rp. 1500
3. Aneka Mie
– Mie Kuah Rp. 2300
– Mie Goreng Rp. 2300
– Mie Goreng Spesial Rp. 3000
4. Aneka Gorengan
– Pisang Goreng Rp. 250
– Roti Goreng Rp. 250
– Molen Rp. 100
– Tempe& Tahu Goreng petis Rp. 250

3. Perencanaan Produksi
a. Proses produksi
Bisnis ini melayani konsumen sesuai dengan pesanan yang masuk. Sebelumnya kami sudah menyediakan daftar menu yaitu segala macam sajian yang kami tawarkan diman kami juga menyertakan rincian harganya. Dari situ, konsumen dapat lansung memilih dan memesan sesuai selera dan keadaan kantong.
b. Penataan fisik
Tata letak yang kami tawarkan didasarkan pemikiran bahwa penjualan yang terjadi bervariasi tergantung sejauh mana produk dapat menarik perhatian konsumen. Oleh sebab itu, kami mencioba untuk menampilkan produk yang kami miliki dalam bentuk display,karena semakin banyak display dapat dipastikan bahwa konsumen akan tertarik
c. Rencana pemasaran
1. Harga
Sesuai dengan target pasar yang ingin dicapai,maka harga yang diberikan disesuaikan dengan keadaan kantog para konsumen, artinya murah, meriah tetapi tetap mengutamakan kualitas.
2. Ramalan produk
Proyeksi penjualan dan harga jual pada bulan pertama akan mendapatkan keuntungan
Dengan prediksi bahwa pada tiap harinya akan terdapat minimal 60 pengunjung., maka pada satu bulan terdapat 1800 pengunjung.

Berikut ini adalah Kertas Kerja dalam melakukan perhitungan keuangan dan ekonomi:

Proyeksi penjualan dan harga jual kopi biasa
Bulan Kuantitas(gelas) Hrg jual/gelas Total
1 300 Rp. 1.500 Rp. 450.000
2 300 Rp. 1.500 Rp. 450.000
3 300 Rp. 1.500 Rp. 450.000
4 300 Rp. 1.500 Rp. 450.000

Proyeksi penjualan dan harga jual kopi “khas”
Bulan Kuantitas(gelas) Hrg jual/gelas Total
1 400 Rp. 1.700 Rp. 680.000
2 400 Rp. 1.700 Rp. 680.000
3 400 Rp. 1.700 Rp. 680.000
4 400 Rp. 1.700 Rp. 680.000

Proyeksi dan harga jual mie instant
Bulan Kuantitas Hrg jual Total
1 600 Rp. 2.300 Rp. 1.380.000
2 600 Rp. 2.300 Rp. 1.380.000
3 600 Rp. 2.300 Rp. 1.380.000
4 600 Rp. 2.300 Rp. 1.380.000

Proyeksi dan harga jual Roti bakar
Bulan Kuantitas Hrg jual Total
1 50 Rp. 2.500 Rp. 125.000
2 50 Rp. 2.500 Rp. 125.000
3 50 Rp. 2.500 Rp. 125.000
4 50 Rp. 2.500 Rp. 125.000

Proyeksi dan harga jual Gorengan
Bulan Kuantitas Hrg jual Total
1 1500 Rp. 250 Rp. 375.000
2 1500 Rp. 250 Rp. 375.000
3 1500 Rp. 250 Rp. 375.000
4 1500 Rp. 250 Rp. 375.000

Dari perhitungan proyeksi tersebut, pendapatan kotor pada bulan pertama adalah Rp.3.010.000. jika di kalkulasikan selama 4 bulan maka pendapatan yang akan diperoleh adalah Rp 12.040.000.

3. Rencana Pengorganisasian

Oleh karena skala dalam usaha ini tergolong sedang, maka sistem pengorganisasian dilakukan dengan sederhana. Struktur organisasi yang ada dalam warung adalah sebagai berikut :

Pembagian tugas masing – masing bagian, terdiri sebagai berikut:

1. Pemimpin warung
Pengambilan keputusan utama dalam Warung
2. Divisi pemasaran
Membuat strategi pemasaran dan promosi serta bertanggung jawab terhadap pelaksanaan rencana pemasaran dan promosi.
3. Divisi operasional
Bertanggung jawab terhadap pelaksanaan operasional Dejavu, termasuk didalamnya peralatan dan perlengkapan operasional,serta menu.
4. Divisi keuangan
Bertugas membuat sistem dan laporan keuangan serta melakukan pencatatan terhadap aliran kas masuk dan keluar.

Pada proses pelaksanaannya, semua pihak juga turut membantu pelaksanaan proses operasional. Jika pada perkembangan selanjutnya dirasa terdapat kekurangan tenaga kerja, maka kami akan mencari tenaga kerja tambahan.

Iklan

07/07/2009 - Posted by | Contoh PKM

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: