BIOLOGI ONLINE

blog pendidikan biologi

Pengembangan Warung Teplok di Sekitar Kampus III Universitas Muhammadiyah malang

JUDUL PROGRAM
Pengembangan Warung Teplok di Sekitar Kampus III UMM
2. LATAR BELAKANG MASALAH
Semakin sempitnya lapangan pekerjaan membuat seseorang harus berpikir lebih
kreatif dan inovatif dalam membaca peluang usaha yang ada, khususnya sebagai
mahasiswa yang kelak mempunyai tanggung jawab sosial yang besar terhadap
masyarakat. Mahasiswa sebagai agen of change diharapkan mampu menambah lapangan
kerja baru yang inovatif dan konstruktif terhadap jiwa kemandirian mahasiswa dan
masyarakat sekitar kampus.
Kemampuan untuk membaca keadaan sekitar lingkungan kampus memang
bukan hal yang mudah, terutama masalah perekonomian di sekitar kampus yang
dominasi pasarnya ditujukan untuk kalangan mahasiswa yang nota bene masih
berpenghasilan kecil. Akan tetapi, bukan berarti peluang usaha tertutup bagi pemodal
kecil, mengingat mayoritas mahasiswa yang kost adalah pasar yang sangat potensial. Hal
inilah yang menjadi titik tolak atau latar belakang ide Warung Teplok yang kebanyakan
masih belum disadari oleh kita sebagai mahasiswa yang juga berpeluang untuk
mendirikan suatu usaha yang minim modal untuk membangun kemandirian. Sekecil
apapun bentuk usaha, apabila inovatif bukan mustahil akan bisa berkembang dan bisa
menjadi usaha yang besar yang bisa menyerap tenaga kerja.
Dalam hal ini, konsep dasar Warung Teplok adalah tradisional food center
sebagai usaha yang berbasis pada penjualan makanan yang relatif murah. Ide ini bertitik
tolak pada suatu keyakinan bahwa “selama orang masih butuh makan maka usaha warung
makan tidak akan gulung tikar”. Dalam pemenuhan kebutuhan makan ini kebanyakan
dari mereka mahasiswa membeli di warung yang memiliki variasi menu yang cukup .Jadi
mereka bisa memilih menu yang ditawarkan sesuai dengan keinginan. Selain itu harga
ekonomis menjadi pertimbangannya. Misalkan satu menu makanan di warung-warung
pada umumnya membutuhkan antara Rp.4.000 sampai Rp.4.500. Misalnya dalam satu
hari kebutuhan makan mahasiswa tiga kali, maka biaya yang dikeluarkan untuk makan
sebesar Rp.12.000, jadi hanya dalam satu bulan uang yang harus dikeluarkan untuk
makan kurang lebih Rp. 360.000. contoh asumsi harga tersebut dirasa masih terlalu
mahal sehingga Warung Teplok dihadirkan sebagai solusinya karena biaya produksi yang
kecil sangat ditekankan bagi pelaksana produksi yaitu masyarakat sebagai mitra usaha.
Usaha Warung Teplok ini bersifat kemitraan yaitu suatu usaha yang didirikan oleh
konseptor sebagai penyedia ide dan modal yang kemudian pelaksanaannya dilaksanakan
oleh masyarakat sekitar yang berminat untuk menjalankan usaha ini dengan suatu
kesepakatan bersama. Kesepakatan bersama ini menyangkut hak dan kewajiban antara
konseptor dan pelaksana usaha yang bersifat saling menguntungkan. Kerjasama antara
kedua belah pihak menjadi roda penggerak utama untuk kelangsungan usaha ini. Warung
ini menyediakan berbagai variasi menu dari pihak yang menitipkan barang (consignor)
atau makanannya pada warung ini. Jadi harganya pun otomatis lebih murah jika
dibanding warung-warung pada umumnya. Di samping menyediakan menu dengan harga
yang ekonomis, warung teplok memberikan kemudahan consignor dalam meningkatkan
volume penjualan. Artinya, saluran distribusi dari produsen ke konsumen bisa
berlangsung secara kontinyu.
Pada intinya Penulis sebagai konseptor tertarik untuk mendirikan usaha
Warung Teplok ini karena beberapa hal, diantaranya, (1) untuk merintis usaha kecil yang
inovatif, kreatif dan konstruktif bagi pengembangan jiwa kewirausahaan yang mandiri
untuk mahasiswa sebagai pemodal kecil, (2) Warung Teplok sebagai peluang usaha baru
yang potensial dan unik, (3) mendatangkan profit bagi konseptor dan mitra kerjanya yaitu
masyarakat sehingga dapat mengurangi pengangguran dan menambah penghasilan
masyarakat.
3. RUMUSAN MASALAH :
 Bertambahnya jumlah mahasiswa maka bertambah pula perimntaan akan
makanan yang murah dan berkualitas.
 Minimnya jiwa kewirausahaan yang berdampak pada kemandirian mahasiswa.
 Kurangnya bidang usaha yang dapat membantu mengurangi pengangguran dan
menambah penghasilan masyarakat sekitar
4. TUJUAN USAHA
Tujuan penulis untuk mengajukan proposal ini diantaranya adalah (1) untuk
merintis usaha kecil yang inovatif, kreatif dan konstruktif bagi pengembangan jiwa
kewirausahaan yang mandiri untuk mahasiswa sebagai pemodal kecil, (2) Warung
Teplok sebagai peluang usaha baru yang potensial dan unik, (3) mendatangkan profit
bagi konseptor dan mitra kerjanya yaitu masyarakat sehingga dapat mengurangi
pengangguran dan menambah penghasilan masyarakat.
5. LUARAN YANG DIHARAPKAN
Program Kreativitas Mahasiswa Kewirausahaan ini, diharapkan bisa mengatasi
masalah penganguran dan ketidakmandirian di lingkungan mahasiswa dan masyarakat
sekitar. Di samping bertujuan untuk mencari profit, usaha ini juga bertujuan untuk
menambah kemandirian serta jiwa kewirausahaan di kalangan mahasiswa yang
mempunyai tanggung jawab bagi diri dan masyarakat sekitarnya yang tanggap akan
masalah perekonomian khususnya pengangguran di wilayah sekitar kampus Universitas
Muhammadiyah Malang. Harapannya, usaha warung teplok bisa berkembang dan bisa
tetap bertahan bersama dengan usaha warung yang sudah ada untuk meningkatkan
tingkat perekonomian dan pemerataan pendapatan masyarakat sekitar.
6. KEGUNAAN PROGRAM
6.1 Aspek Ekonomi
Masyarakat sekitar kampus dapat terbantu dengan adanya usaha warung teplok ini
guna peningkatan tingkat perekonomian dan pemerataan pendapatan masyarakat sekitar.
Mereka bisa membuka usaha ini hanya dengan menyediakan tempat serta perlengkapan
yang dibutuhkan. Bagi mahasiswa keberadaan warung ini sangat dinanti karena bisa
menghemat uang saku, mengingat harga yang ditawarkan cukup terjangkau. Bagi
konseptor dapat meningkatkan kemandirian dalam menambah penghasilan.
6.2 Aspek Ketenagakerjaan
Keberadaan Warung Teplok ini secara tidak langsung akan berimbas pada
pemberdayaan masyarakat terutama bagi pengangguran. Warung Teplok ini memberikan
kesempatan kerja bagi pengangguran yang ada di lingkungan sekitarnya, khususnya bagi
pemuda-pemuda yang masih belum memiliki pekerjaan.
6.3 Aspek Sosial
Interaksi antara masyarakat kampus (mahasiswa) dengan warga sekitar dapat
terjalin dengan baik. Karena adanya warung teplok ini akan membuat suatu komunitas
baru dimana selain mahasiswa itu sendiri, warga sekitar pun dapat datang ke Warung
Teplok ini. Sehingga secara tidak langsung komunikasi antara kedua belah pihak juga
terjadi dan menimbulkan hubungan sosial mereka dapat terjalin lebih baik lagi.
7. GAMBARAN UMUM RENCANA USAHA
Usaha Warung Teplok ini bersifat kemitraan yaitu suatu usaha yang didirikan
oleh konseptor sebagai penyedia ide dan modal yang kemudian pelaksanaannya
dilaksanakan oleh masyarakat sekitar yang berminat untuk menjalankan usaha ini dengan
suatu kesepakatan bersama. Kesepakatan bersama ini menyangkut hak dan kewajiban
antara konseptor dan pelaksana usaha yang bersifat saling menguntungkan. Kerjasama
antara kedua belah pihak menjadi roda penggerak utama untuk kelangsungan usaha ini.
Warung ini menyediakan berbagai variasi menu dari pihak yang menitipkan barang
(consignor) atau makanannya pada warung ini. Jadi harganya pun otomatis lebih murah
jika dibanding warung-warung pada umumnya. Di samping menyediakan menu dengan
harga yang ekonomis, warung teplok memberikan kemudahan consignor dalam
meningkatkan volume penjualan. Artinya, saluran distribusi dari produsen ke konsumen
bisa berlangsung secara kontinyu.
8. METODE PELAKSANAAN PROGRAM
Dalam menjalankan usaha ini, pertama-tama penulis akan mendatangi warga
setempat untuk mengadakan sosialisasi masalah hubungan kemitraan yang terjalin dalam
usaha ini. Penulis nantinya yang akan berjualan di gerobak dan masyarakat dapat
menitipkan beberapa makanan karena usaha ini bersifat konsinyasi dimana beberapa
masyarakat sekitar yang membuat makanan seperti tempe goreng, tahu goreng, ketela
goreng, pisang goreng, nasi, dan lain sebagainya dapat menitipkan makanan-makanan
yang telah mereka buat. Untuk minuman, seperti kopi, teh, susu dan sebagainya dapat
dibuat langsung di tempat.
Karena usaha ini dinamakan Warung Teplok, maka usaha ini akan buka pada malam
hari saja dimana nantinya penerangan yang ada hanya beberapa lampu teplok. Sehingga
suasana yang remang-remang juga akan menjadi salah satu ciri khas dari warung teplok
ini.
Dengan adanya hubungan kemitraan, maka dalam usaha ini terdapat system bagi hasil
bagi ketiga belah pihak yaitu, penjaga atau yang berjualan di gerobak maupun warga
yang telah menitipkan makanan pada Warung Teplok ini.
9. JADWAL KEGIATAN
Minggu
ke 1
Minggu
ke 2
Minggu
ke 3
Minggu
ke 4
Minggu
ke 5
Minggu
ke 6
Minggu
ke 7
Pembentukan team
PKM
X
Persiapan
· Perijinan
· Pencarian
judul
X
X
Pelaksanaan
· Penyusunan
proposal
· Bimbingan
· Pelaporan
perkembangan
X
X
X
X
X
X
X
X
X
X
X
X
Penyelesaian
· Evaluasi
· Revisi
X X
X
X
X
10. NAMA DAN BIODATA KETUA SERTA ANGGOTA KELOMPOK
Ketua Pelaksana Kegiatan
Nama : Irwan Sa`ban
NIM : 05620141
Fakultas/Jurusan : Ekonomi/ Akuntansi
Perguruan Tinggi : Universitas Muhammadiyah Malang
Alamat Rumah : Jl. Watu Gilang IV/28c Malang
No. Telp/Hp : 08563571531
Waktu untuk PKM : 13 jam/ minggu
Anggota Pelaksana
1. Nama : Aviani Widyastuti
NIM : 05620138
Fakultas/Jurusan : Ekonomi/ Akuntansi
Perguruan Tinggi : Universitas Muhammadiyah Malang
Alamat Rumah : Perum Landungsari Asri Blok F/41 Malang
No. Telp/Hp : 085648530129
Waktu untuk PKM : 10 jam/ minggu
2. Nama : Dedy Setiyawan
NIM : 0562248
Fakultas/Jurusan : Ekonomi/ Akuntansi
Perguruan Tinggi : Universitas Muhammadiyah Malang
Alamat Rumah : Jl. Tlogo Al-Kautsar no 15
No. Telp/Hp : 085648077123
Waktu untuk PKM : 10 jam/ minggu
3. Nama : Lazuarna Rahmawati
NIM : 06620281
Fakultas/Jurusan : Ekonomi/ Akuntansi
Perguruan Tinggi : Universitas Muhammadiyah Malang
Alamat Rumah : Jl. Margobasuki Gang 3/18 Malang
No. Telp/Hp : 081335651880
Waktu untuk PKM : 10 jam/ minggu
11. NAMA DAN BIODATA DOSEN PENDAMPING
Nama Lengkap : Dr. Ahmad Djuanda MM, Ak
NIP : 131899819
Golongan Pangkat : III C
Jabatan Fungsional : Lektor
Jabatan Struktural : Ka BPI
Fakultas/Jurusan : Ekonomi/ Akuntansi
Perguruan Tinggi : Universitas Muhammadiyah Maalang
Bidang Keahlian : Akuntansi
Waktu untuk Kegiatan : 5jam/ minggu
12. ANGGARAN BIAYA
NO. RINCIAN ANGGARAN
1. Peralatan
· Gerobak 2 buah @ Rp
1.500.000
· Alat-alat dan bahan
Rp 3.000.000
Rp 1.000.000
2. Penunjang
· Sewa tempat 6 bulan (2
tempat) @ Rp 600.000
· Promosi (pamflet)
· Sosialisasi ke masyarakat
Rp 1.200.000
Rp 300.000
Rp 100.000
3. Perjalanan
· Transportasi Rp 100.000
4. Lain-lain
· Penyusunan dan
penggandaan laporan
Rp. 300.000
Total Rp 6.000.000
13. LAMPIRAN
· Perhitungan BEP
Fix cost per bulan :
Sewa tempat Rp 200.000 per bulan
Pembuatan gerobak dan penyediaan peralatan Rp 170.000
Lain-lain Rp 30.000
Total fix cost Rp 400.000
Variable cost :
1. Produk minuman
kopi + gula Rp 1.200 HJ = 2.000
teh + gula Rp 500 HJ = 800
teh + gula + es Rp 800 HJ = 1.000
susu Rp. 800 HJ = 1.000
jeruk + gula Rp 800 HJ = 1.000
Jeruk + gula + es Rp 900 HJ = 1.200
Total Rp 5.000 Rp 7.000
2. Produk makanan
Mie instant Rp 1.000 HJ = 1.500
Mie instant + Telor Rp 1.600 HJ = 2.000
Total Rp 2.600 Rp 3.500
BEP = Fix cost + Variable cost x jumlah produk = harga jual produk x jumlah
produk
BEP produk minuman : 400.000 + 5.000X = 7.000X
7.000X – 5.000X=400.000
2.000X= 400.000
X = 200 gelas
BEP produk makanan : 400.000 + 2.600X = 3.500X
3.500X – 2.600X = 400.000
900X = 400.000
X = 444 piring
· Analisis SWOT
1. Strength : – Dana yang diberikan oleh pemerintah sebagai langkah awal
dalam merintis usaha Warung Teplok.
– Masyarakat yang akan diberdayakan untuk menjalankan usaha
Warung Teplok
– Nyaman Unik karena mengangkat tema tradisional yang kental
Weakness : – Tempat kecil
– Manajerial yang yang tidak mapan
Oportunity : – Usaha yang belum ada di Malang
– Belum ada pesaing
Threats : – Masyarakat belum terbiasa dengan Warung Teplok
-Persepsi masyarakat yang menganggap Warung Teplok
ketinggalan zaman

07/07/2009 - Posted by | Contoh PKM

2 Komentar »

  1. ijin sedot yach!! buat reverensi gtcu??

    Komentar oleh ibnu | 06/23/2010

  2. Mas ijin coppast ya??hehe..
    buat referensi jg..mksh mas..

    trs brkarya..smangat!!

    Komentar oleh Imam M | 07/07/2010


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: