BIOLOGI ONLINE

blog pendidikan biologi

Memajang Karya Siswa (Kolaborasi Siswa-Guru)

Memajang Karya Siswa
(Kolaborasi Siswa-Guru)

1. Pendahuluan
Kelas yang dipenuhi dengan karya/pekerjaan siswa merupakan pemandangan yang menyenangkan karena memberi pesan kepada mereka bahwa pekerjaan dan belajar mereka penting. Selama ini yang menentukan pemajangan karya siswa biasanya guru, bukan siswa. Clayton (2002) mengajukan gagasan tentang pemajangan karya siswa yang melibatkan siswa, jadi merupakan kolaborasi antara siswa dengan guru. Ia beranggapan bahwa melibatkan siswa dalam memajang hasil pekerjaan mereka dapat meningkatkan tanggungjawab siswa dalam perkembangan belajarnya. Mereka bias dibiarkan bebas memilih pekerjaannya yang akan dipajang guru, bisa juga diserahi tugas mendisain dan memajang pekerjaan di papan (bulletin board), atau mereka bisa juga ditugasi untuk mengelola sendiri seluruh proses mulai dari memilih, membuat tempat pajangan, dan memeliharanya.

2. Manfaat kolaborasi siswa-guru dalam memajang karya siswa
Melibatkan siswa dalam mengelola pajangan dapat memberi manfaat, baik manfaat yang berkaitan dengan proses pendidikan, maupun manfaat praktis.

Manfaat Pendidikan:
• Siswa mempunyai kesempatan untuk belajar mempraktekkan ketrampilan akademik dan social.
• Ketika mereka memilih sendiri karyanya untuk dipajang,mereka belajar untuk melakukan refleksi atas apa yang telah mereka kerjakan.
• Dengan menciptakan pajangan yang lebih mengutamakan USAHA dari pada HASIL SEMPURNA, anak akan lebih memahami bahwa belajar adalah proses pertumbuhan, bukan hanya proses penguasaan.
• Kolaborasi macam ini juga dapat meyakinkan/menguatkan rasa tumbuh kembangnya kompetensi mereka dan memberikan pengalaman kepada mereka untuk mengambil keputusan baik secara individu maupun kelompok.
• Memberi kesempatan kepada mereka untuk belajar dari orang lain, menghargai pekerjaan orang lain, menumbuhkan empati, menghormati, dan menumbuhkan rasa kebersamaan dalam komunitas kelas.

Manfaat Praktis:
• Mengembangkan ketrampilan mengukur, menggunting, menggunakan alat-alat, dan menulis.
• Mengembangkan ketrampilan berorganisasi dan pengambilan keputusan.

Pada dasarnya semua aspek dalam kegiatan tersebut menjadikan anak mengambil tanggungjawab dalam bagian dari kehidupan kelas.

3. Mengajari siswa cara memilih hsil karya untuk pajangan
Agar anak merasa nyaman memilih karyanya untuk pajangan, guru perlu mengajari mereka bagaimana menilai pekerjaan mereka dan bagaimana memilihnya. Berikut ini langkah-langkah yang perlu dilakukan.

(1) Membuat kriteria untuk memilih karya untuk dipajang. Mulailah dengan bertanya: “Mengapa kita memajang pekerjaan di kelas?” Mungkin mereka menjawab:
• Supaya kita bisa melihat apa yang telah dikerjakan teman
• Supaya kita bisa menunjukkan karya yang membuat kita bangga
• Supaya bisa belajar lebih banyak tentang suatu topik
• Agar ada hal menarik yang dipajang di tembok dsb.

Guru bisa menambahkan bahwa pajangan juga bisa berguna untuk merefleksi pekerjaan kita sendiri, belajar dari pekerjaan teman, dan membuat kelas menjadi indah.

Kriteria untuk memilih karya pajangan:
• Karya tersebut menunjukkan usaha kita, bukan hanya menunjukkan pekerjan yang baik.
• Karya menunjukkan perkembangan dan perbaikan
• Kita merasa bangga dengan karya tersebut,
• Karya tersebut penting buat kita

(2) Praktek memilih karya untuk pajangan
Berilah mereka kesempatan untuk menggunakan kriteria yang berbeda dalam memilih karya untuk pajangan. Misalnya, biarkan mereka memiih karya tulis dari portfolionya sesuai dengan keinginannya.

(3) Minta pendapat teman
` Biarkan mereka meminta pendapat teman sekelas sebelum memajangnya. Mereka mungkin menunjukkan aspek yang ingin mereka perhatikan.

4. Mengajari siswa membuat pajangan yang efektif
Pajangan yang efektif adalah yang membuat setiap karya yang dipajang memancarkan hal yang membuat bangga pemiliknya. Karya tersebut lebih menonjol bila dibandingkan dengan lingkungan sekitarnya. Cara-cara yang bisa dilakukan guru adalah:
• Ingatkan siswa mengapa kita memajang karya di kelas
• Memeriksa pajangan yang ada. Ajak mereka melihat pajangan tersebut dan ajak mereka memeriksa pajangan tersebut tentang efektifitasnya.
• Buatlah daftar kriteria pajangan efektif. Setelah melihat pajangan dan membuat daftar tujuan memajang karya, buatlah petunjuk menciptakan pajangan yang efektif, misalnya, pajanan harus:
(1) sederhana,
(2) menunjukkan apa yang paling penting dari karya tsb,
(3) dekorasi harus cocok dengan karya yang dipajang, dan pajangan lebih menojol dari pada dekorasinya,
(4) pajangan mencantumkan nama pemiliknya, judul karya, atau mungkin ada hal lain tentang karya tersebut.
(5) Pajangan rapi

• Letakkan petunjuk tersebut di dekat tempat pajangan
• Ajari mereka cara-cara membingkai dan memajang karyanya
• Siswa bisa menambahi dengan label lain yang diperlukan misalnya tema, siapa pembuatnya, foto pembuatnya, dll.

Empat tips tentang Pajangan

(1) Pajangan harus memiliki hubungan yang bermakna dengan kurikulum.
Pajangan merupakan alat yang efektif untuk belajar dan mengajar.

(2) Ciptakan pajangan yang menghargai usaha, bukan hanya pekerjaan yang sempurna. Hindari adanya nilai atau komentar pada karya yang dipajang.

(3) Pastikan ada pajangan yang merefleksikan upaya seluruh siswa dalam kelas tersebut. Hal ini untuk menumbuhkan rasa kepemilikan dan memiliki pengaruh yang kuat pada pembentukan komunitas.

(4) Jaga kemutakhiran pajangan, bermakna, dan tidak berserakan. Pajangan harus diganti sesuai dengan perjalanan relevansinya dengan kurikulum. Bila ruang terbatas, karya dipajang bergiliran dari pada dipaksakan sampai berjubel.

Reference:
Clayton, Marlyn K. 2002. Displaying Student Work. An Opportunity for Student-teacher collaboration. http://www.responsiveclassroom.org.

Iklan

07/02/2009 - Posted by | SBM

1 Komentar »

  1. salam kenal,,, info ini sangat berguna buat sy yg baru berniat memajang karya siswa. terimakasih.

    Komentar oleh LUSI | 10/24/2010


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: