BIOLOGI ONLINE

blog pendidikan biologi

Davallia denticulate

davallia_denticulata_23Klasifikasi :

Devisi : Pterydophyta

Klas : Filicinae

Ordo : Davalliales

Family : Polypodiceae

Genus : Davallia

Spesies : Davallia denticulata

Ciri-ciri :

  • Daun berbentuk segitiga 60 – 100 kali 40 – 70, seperti kulit, menyirip rangkap, tangkai 15 – 60 cm, anak daun bulat telur memanjang, beringgit, bergerigi dengan urat-urat yang bebas.

  • Tangkai berwarna coklat gelap mengkilap

  • Bila tumbuhan ini masi muda rimpangnya ditutupi sisik-sisik padat

  • Bentuk entalnya segitiga, menyirip ganda tiga atau empat

  • Helaian daun berbentuk segitiga dan tepi yang bergerigi serta daun yang kaku.

  • Indusia terdapat pada lekuk-lekuk sepasang tepi daun, menyerupai setengah lingkaran

Gambaran umum

Termasuk jenis paku yang umumnya menumpang pada tumbuhan lain. Meskipun demikian tidak berarti tumbuhnya hanya menumpang saja. Paku ini dapat pula tumbuh pada tanah-tanah cadas, karang atau batu-batu. Biasanya banyak dijumpai tumbuh pada batang jenis palem. Tumbuh bersama-sama dengan paku cecerenean, paku sarang burung atau jenis-jenis paku lainnya.

Rimpangnya kuat, berdaging kuat, berdaging dan agak menjalar. Bila tumbuhan ini masih muda, rimpang-rimpangnya ditutupi oleh sisik-sisik yang padat, warnanya coklat terang. Entalnya berjumbai, panjangnya sampai 1m. Bentuk ental tersebut segitiga, menyirip ganda tiga atau empat. Tangkainya bewarna coklat gelap, mengkilat. Helaian daunnya berbentuk segitiga dengan tepi yang berringgit. Daun-daun ini kaku dan kuat. Permukaan daunnya licin mengkilat, sehingga mudah sekali terlihat dengan jelas. Indusia berbentuk hampir menyerupai setengah lingkaran. Panjang dan lebarnya ± 1 mm. Perbanyakan melalui rimpang. Secara seksual spora dapat digunakan untuk memperbanyak diri.

Penyebaran meliputi Asia tropika, Polinesia dan Australia. Tumbuh pada dataran rendah terutama pada daerah-daerah disekitar pantai. Bentuknya cukup menarik sebagai tanaman hias. Dapat ditanam ditempat-tempat yang terlindung maupun tempat-tempat yang terbuka. Pernah dilaporkan bahwa paku tertutup mengandung asam hidrosianik.

01/30/2009 - Posted by | BTT

4 Komentar »

  1. terimakasih infonya ya…sangat mambantu ni

    Komentar oleh dek_bgoes | 05/06/2010

  2. mkch mas…. infonya, sangt bnermanfaat bwt adek2nya sperti aku . bysa b.roimil nih…BTR, hatur nuwun

    Komentar oleh ilham svx | 10/10/2011

  3. makasih kak.. ngebantu banget..

    Komentar oleh dian | 01/27/2012

  4. Penjelasannya komplit. Sering sih lihat tapi gk terlalu tahu

    Komentar oleh madjongke | 01/05/2013


Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Kirimkan setiap pos baru ke Kotak Masuk Anda.

Bergabunglah dengan 684 pengikut lainnya.

%d blogger menyukai ini: