BIOLOGI ONLINE

blog pendidikan biologi

MINAT BACA SISWA

Membaca pada era globalisasi informasi ini merupakan suatu keharusan yang mendasar untuk membentuk perilaku seorang siswa. Dengan membaca seseorang dapat menambah informasi dan memperluas ilmu pengetahuan serta kebudayaan. Tetapi tanpa adanya minat, siswa tidak akan tertarik untuk membaca. Minat merupakan faktor yang sangat penting yang ada dalam diri setiap manusia. Meskipun motivasinya sangat kuat, tetapi jika minat tidak ada tentu kita tidak akan melakukan sesuatu yang dimotivasikan pada kita. Begitu pula halnya kedudukan minat dalam membaca menduduki tingkat teratas, karena tanpa minat seseorang sukar akan melakukan kegiatan membaca (Tarigan, 1990).

Perihal minat berhubungan dengan kebiasaan. Minat dan kebiasaan  adalah dua pengertian yang berbeda tetapi berkaitan. Pengertian minat menurut Poerbakawatja dalam Sutini (2010) adalah ”kesedian jiwa yang sifatnya aktif untuk menerima sesuatu dari luar.” Minat dibedakan menjadi dua macam, yaitu minat spontan dan minat terpola. Minat spontan adalah minat yang tumbuh secara spontan dari dalam diri seseorang tanpa dipengaruhi oleh pihak luar. Minat terpola adalah minat yang timbul sebagai akibat adanya pengaruh dan kegiatan yang berencana atau terpola terutama kegiatan belajar mengajar, baik di sekolah maupun di luar sekolah (Dawson dan Bamman dalam Sutini (2010)). Minat terpola dapat dipersamakan dengan faktor eksternal, yang secara konkrit merupakan akibat dari motivasi ekstrinsik. Dengan demikian minat dapat dihambat, dipengaruhi, bahkan bisa ditumbuhkembangkan.

Faktor-faktor yang mendorong minat adalah sebagai berikut. Pertama faktor kebutuhan, karena adanya kebutuhan tertentu orang mempunyai minat untuk memenuhi kebutuhan itu. Kedua faktor perasaan; perasaan sukses, senang, mendorong timbulnya minat, sedangkan perasaan kecewa, gagal, menghambat atau bahkan menghilangkan minat. Ketiga, faktor lingkungan; maksudnya minat dipengaruhi dorongan untuk diterima atau diakui oleh lingkungan.

 Minat membaca adalah kemauan dan keinginan seseorang untuk mengenali huruf dan dapat menangkap makna dan tulisan tersebut. Mengartikan minat membaca adalah suatu perhatian yang kuat dan mendalam disertai dengan perasaan senang terhadap kegiatan membaca sehingga dapat mengarahkan seseorang untuk membaca dengan kemauannya sendiri. Minat membaca juga diartikan sebagai sikap positif dan adanya rasa keterikatan dalam diri terhadap aktivitas membaca dan tertarik terhadap buku bacaan (Tampubolon (1993) dalam http://pengertian-minat-baca.html. diakses 30 januari 2011). Minat membaca meliputi perasaan senang terhadap buku bacaan, kesadaran akan manfaat membaca, jumlah buku bacaan yang pernah dibaca, dan perhatian terhadap buku bacaan (Sinambela dalam Rahayu 2009).

Tidak diragukan lagi, bahwa membaca merupakan sarana penting bagi setiap orang yang ingin maju. Begitu pula dengan para pelajar, membaca merupakan suatu keharusan untuk meningkatkan tidak hanya pengetahuan tetapi juga hasil belajar. Karena dengan membaca membuat mereka menjadi cerdas, kritis dan mempunyai daya analisa yang tinggi. Dengan membaca selalu tersedia waktu untuk merenung, berfikir dan mengembangkan kreativitas berfikir.

Indikator siswa yang memiliki minat baca tinggi adalah: rajin mengunjungi perpustakaan sekolah, rajin mencari berbagai koleksi pustaka, kemanapun pergi selalu membawa bahan bacaan, rajin meminjam buku-buku perpustakaan, selau mencari koleksi pustaka meskipun tidak ada tugas dari guru, waktu luangnya selalu digunakan untuk membaca buku-buku ilmu pengetahuan yang berguna dan selalu mencari informasi-informasi yang berguna dari browsing maupun searching internet (Barkah, 2008).

2.1.1   Tujuan Minat Baca

Secara umum minat baca mempunyai tujuan mewujudkan suatu sistem penumbuhan dan pengembangan nilai ilmu yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat, serta mengembangkan masyarakat baca (Reading society) lewat pelayanan masyarakat perpustakaan dengan penekanan pada penciptaan lingkungan baca untuk semua jenis bacaan. Di lingkungan sekolah juga demikian, dengan adanya fasilitas perpustakaan yang memadai akan menumbuhkan minat baca siswa sehingga tercipta pula masyarakat baca di lingkungan sekolah. Tujuan dari pengembangan minat baca ini antara lain untuk (1) mendorong minat dan kebiasaan membaca agar tercipta masyarakat yang berbudaya membaca, (2) meningkatkan layanan perpustakaan, (3) menciptakan masyarakat informasi yang siap berperan serta dalam semua aspek pembangunan, (4) memiliki pengetahuan yang terkini, bukan yang sudah “basi”, (5) meningkatkan kemampuan berpikir, dan (6) mengisi waktu luang (Supriyono, 1998).

Minat baca dapat ditumbuhkan dan dikembangkan, sehingga menjadi kebiasaan melalui penguasaan teknik membaca yang tepat. Teknik membaca yang tepat dapat membuat membaca lebih efisien, efektif, serta menarik.

2.1.2   Manfaat Membaca

Banyak manfaat yang diperoleh dari membaca. Dengan membaca siswa dapat memperluas cakrawala ilmu pengetahuan, menambah informasi bagi diri sendiri, meningkatkan pengetahuan serta menambah ide. Jadi jelas pengaruh bacaan sangat besar terhadap peningkatan cara berfikir seorang siswa. Menurut Gray & Rogers (1995) dalam Supriyono menyebutkan beberapa manfaat membaca, antara lain:

  1. Meningkatkan pengembangan diri siswa

Dengan membaca siswa dapat meningkatkan ilmu pengetahuan, sehingga daya nalarnya berkembang dan berpandangan luas yang akan bermanfaat bagi dirinya maupun orang lain.

  1. Memenuhi tuntutan intelektual

Dengan membaca buku maupun sumber-sumber bacaan lain seperti surat kabar maupun berita dan artikel-artikel di internet, pengetahuan bertambah dan perbendaharaan kata-kata meningkat, melatih imajinasi dan daya pikir sehingga terpenuhi kepuasan intelektual.

  1. Memenuhi kepentingan hidup, dengan membaca siswa akan memperoleh pengetahuan praktis yang berguna dalam kehidupan mereka sehari-hari.
  2. Meningkatkan minat siswa terhadap suatu bidang
  3. Mengetahui hal-hal yang aktual, dengan membaca siswa dapat mengetahui peristiwa-peristiwa yang terjadi di lingkungan sekitar maupun di seluruh dunia yang mungkin berhubungan materi pelajaran, sehingga siswa dapat menerapkan dengan kehidupan nyata (Supriyono, 1998).

2.1.3   Upaya untuk Meningkatan Minat Baca

Tidak dapat disangsikan lagi bahwa penanaman kebiasaan membaca harus dimulai pada usia dini, dan tidak dapat disangsikan pula bahwa sekolah merupakan tempat yang sangat tepat untuk memupuk minat dan kebiasaan membaca bagi anak-anak. Salah satu dukungan yang dibutuhkan untuk menumbuhkan minat baca siswa adalah peran guru. Guru perlu memotivasi siswa untuk mencintai buku sejak awal. Karena itu upaya pengembangan/peningkatan minat dan kebiasaan membaca juga diadakan di sekolah-sekolah.

Kegiatan-kegiatan untuk meningkatkan minat dan kebiasaan membaca siswa antara lain: penyelenggaraan jam-jam cerita di perpustakaan sekolah, pemberian tugas membaca, pemberian tugas pembuatan abstraksi, pemotivasian penyelenggaraan majalah dinding, penyelenggaraan lomba membaca, penyelenggaraan lomba pembuatan kliping, pemotivasian penerbitan majalah atau buletin sekolah, penyelenggaraan pameran buku yang dikaitkan dengan peringatan hari-hari besar nasional dan agama, penugasan siswa membantu pustakawan di perpustakaan sekolah, penyelenggaraan program membaca, dan pemberian bimbingan teknis membaca.

Dari semua kegiatan yang dilaksanakan di atas, tidak akan ada artinya kalau tidak didukung oleh para guru.  Guru mempunyai peranan penting untuk meningkatkan minat baca siswa-siswanya. Jika guru salah atau kurang tepat dalam menggunakan metode mengajar maka akan membuat siswa malas membaca, tidak memberikan motivasi (dorongan) pada siswa untuk gemar membaca. Guru yang tidak memberikan kesempatan atau tidak menciptakan suasana diskusi di dalam kelas, akan mematikan minat siswa untuk ingin tahu atau mencari sesuatu jawaban. Guru yang mengajar dengan metode ceramah saja atau yang lebih buruk lagi dengan menyalin saja (baik di papan tulis atau didiktekan),  akan menjadikan kelas itu kelas yang pasif, kelas yang siswa-siswanya selalu menunggu apa yang akan diberikan oleh gurunya.

About these ads

11/21/2011 - Posted by | PTK

7 Komentar »

  1. kak thank you

    Komentar oleh steve | 01/28/2012

  2. makasi infonya,,,
    sangat membantu…

    Komentar oleh poetra | 02/19/2012

  3. makasi info na,,
    sangat bermanfaat

    Komentar oleh poetra | 02/19/2012

  4. halo, aku ijin copy paste untuk skripsi ku yah.. terimakasih sekali..

    Komentar oleh arta | 05/23/2012

  5. Thanks.a Info.a.. Sngt Brmanfaat Dn Mbantuq

    Komentar oleh Mulyania info.a.. sngt brmanfaat. | 02/08/2013

  6. mantab artikelnya .. sukses selalu

    Komentar oleh lesprivat pep | 06/29/2013


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 915 pengikut lainnya.

%d bloggers like this: