BIOLOGI ONLINE

blog pendidikan biologi

Ekosistem

A. Komponen Ekosistem

Ekosistem merupakan interaksi bolak-balik antarmakhluk hidup (biotik) dengan lingkungannya (abiotik). Ilmu yang mempelajari tentang ekosistem disebut ekologi.

Ekologi berasal dari bahasaYunani, yaitu oikos yang artinya rumah, dan logos artinya ilmu. Jadi, ekologi merupakan ilmu yang mempelajari tentang interaksi antarmakhluk hidup dan interaksi antara makhluk hidup dengan lingkungannya.

Sebelum mempelajari tentang komponen ekosistem, kamu harus mengetahui apa yang dimaksud dengan individu, populasi, komunitas, dan habitat. Individu adalah satu makhluk tunggal, contohnya seekor burung. Populasi adalah kumpulan dari individu yang sama yang menempati suatu tempat tertentu. Tempat hidup suatu makhluk hidup disebut habitat. Kumpulan populasi akan membentuk suatu komunitas. Kumpulan komunitas akan membentuk suatu ekosistem.

Dalam suatu ekosistem terjadi interaksi atau hubungan antara makhluk hidup dengan makhluk hidup sejenisnya, dengan makhluk hidup lain jenis, maupun interaksi dengan lingkungannya berupa makhluk tak hidup, seperti: air, udara, tanah, cahaya matahari, suhu, angin, dan kelembapan.

Komponen ekosistem dibagi menjadi dua macam, yaitu komponen abiotik dan biotik. Komponen abiotik adalah komponen yang berupa makhluk tak hidup. Sedangkan, komponen biotik adalah komponen yang berupa makhluk hidup.

  1. Komponen Abiotik

Komponen a biotik m erupakan komponen ekosistem berupa benda tak hidup yang terdapat di sekitar makhluk hidup. Komponen abiotik yang berpengaruh pada ekosistem, antara lain:

  1. Cahaya Matahari

Cahaya matahari merupakan faktor abiotik yang terpenting untuk  menunjang kehidupan di bumi. Cahaya matahari merupakan sumber energi bagi tumbuhan yang diperlukan dalam proses fotosintesis. Cahaya matahari juga memberikan rasa hangat untuk semua makhluk.

  1. Udara

Udara merupakan komponen abiotik yang sangat diperlukan makhluk hidup. Hewan dan manusia menggunakan oksigen yang terdapat di udara untuk bernapas dan mengeluarkan karbon dioksida ke udara. Sedangkan, tumbuhan mengambil karbon dioksida dari udara untuk proses fotosintesis dan menghasilkan oksigen sebagai produk sampingan. Oksigen ini dilepaskan ke udara untuk digunakan oleh semua makhluk hidup. Dengan demikian, terjadilah perputaran zat yang berlangsung terus menerus. Peristiwa ini menunjukkan adanya saling keter-gantungan dan saling membutuhkan antara makhluk hidup dan lingkungannya.

  1. Suhu

Suhu sangat mem pengaruhi lingkungan dan kehidupan makhluk hidup di lingkungan tersebut. Ada makhluk hidup yang mampu hidup di lingkungan dengan suhu rendah, ada pula makhluk hidup yang mampu hidup di lingkungan dengan suhu tinggi.

  1. Air

Air merupakan faktor abiotik yang sangat penting untuk menunjang suatu kehidupan. Semua sel dan jaringan terdiri atas air. Air merupakan media pelarut zat-zat yang dibutuhkan dan media pengangkut dalam tubuh hewan dan tumbuhan. Air juga merupakan suatu bentuk habitat bagi makhluk hidup, seperti: danau, sungai, dan laut. Air sangat mempengaruhi proses kehidupan.

  1. Tanah

Tanah berfungsi sebagai  tempat hidup berbagai makhluk hidup dalam suatu ekosistem. Di dalam tanah terdapat zat hara yang merupakan mineral penting untuk mempertahankan proses di dalam tubuh, terutama bagi tumbuhan. Jenis tanah yang berbeda menyebabkan organisme yang hidup di dalamnya berbeda.

  1. Komponen Biotik

Komponen biotik adalah komponen ekosistem berupa berbagai makhluk hidup yang ada di dalam suatu ekosistem. Tiap komponen memiliki peranan masing-masing yang erat kaitannya dalam pemenuhan kebutuhan akan makanan. Hal ini menyebabkan terjadinya keseimbangan di dalam ekosistem Berdasarkan peranannya di dalam ekosistem, komponen biotik dikelompokkan menjadi tiga macam, yaitu:

  1. Produsen

Di dalam e kosistem semua tumbuhan hijau adalah produsen. Tumbuhan dapat membuat makanannya sendiri dengan melakukan fotosintesis. Di dalam ekosistem air yang berperan sebagai produsen adalah fitoplankton, yang merupakan tumbuhan hijau yang amat kecil yang melayang-layang di dalam air. Fitoplankton selalu menghasilkan berton-ton makanan yang menjadi sumber makanan bagi hewan-hewan air yang lain.

  1. Konsumen

Manusia dan h ewan tidak dapat membuat makanan sendiri. Oleh karena itu, manusia dan hewan memperoleh makanan dari tumbuhan sehingga disebut konsumen. Konsumen sangat tergantung pada produsen, begitu juga sebaliknya, konsumen mempengaruhi kelangsungan hidup produsen. Karbon dioksida dari sisa pernapasan hewan dan manusia dibutuhkan tumbuhan untuk proses fotosintesis (membuat makanan). Berdasarkan jenis makanannya, konsumen dibagi menjadi tiga macam, yaitu herbivora, karnivora, dan omnivora.

1)      Herbivora

Herbivora adalah hewan pemakan tumbuhan. Hidupnya sangat bergantung pada tumbuhan secara langsung. Makhluk hidup yang memakan langsung tumbuhan disebut juga sebagai konsumen tingkat pertama. Contoh hewan-hewan pemakan tumbuhan adalah kerbau, domba, kambing, kelinci, sapi, dan lain sebagainya.

2)      Carnivora

Carnivora adalah makhluk hidup yang memakan daging makhluk hidup yang lain. Biasanya, carnivora memakan makhluk hidup herbivora. Dengan kata lain, carnivora adalah konsumen tingkat kedua. Contoh hewan yang termasuk carnivora adalah singa, harimau, dan buaya.

3)      Omnivora

Makhluk hidup yang memakan tumbuhan dan daging makhluk hidup lain disebut omnivora. Hewan omnivora merupakan pemakan segalanya (tumbuhan dan hewan). Contohnya adalah babi dan itik.

  1. Pengurai

Pengurai atau d ekomposer adalah organisme atau makhluk hidup yang berfungsi menguraikan sampah atau sisa-sisa makhuk hidup yang mati. Pengurai berfungsi sebagai penghubung peredaran zat dari konsumen ke produsen. Zat yang telah diambil oleh konsumen dari produsen akan kembali lagi ke produsen melalui proses penguraian oleh pengurai. Dengan peristiwa pembusukan ini, zat-zat yang dulu menjadi bagian dari tumbuhan dan hewan diuraikan dan dirombak. Hasilnya digunakan oleh tumbuhan untuk membuat makanan.

Pengurai  terdiri atas makhluk hidup berukuran kecil yang hidup di tanah, air, maupun di udara. Contohnya bakteri dan jamur-jamur saprofit.

B. Interaksi Antarkomponen Ekosistem

Komponen-komponen dalam ekosistem saling berinteraksi. Interaksi ini dibedakan menjadi beberapa tingkatan, yaitu:

  1. Interaksi Antarorganisme

Setiap individu tidak dapat berdiri sendiri, tetapi selalu berinteraksi dengan individu sejenis atau lain jenis, baik dalam satu komunitas atau dengan komunitas lain. Interaksi antarorganisme dapat dibedakan menjadi beberapa macam, yaitu:

  1. Parasitisme

Parasitisme ad alah hubungan antara dua organisme yang berbeda jenis, yang satu untung dan yang lain dirugikan. Contohnya benalu dengan inangnya. Benalu mampu berfotosintesis karena memiliki zat hijau daun, tetapi benalu menyerap air dari inangnya. Hal ini menyebabkan pertumbuhan inang yang ditumpangi menjadi terganggu karena kebutuhan air untuk fotosintesis berkurang sehingga makanan yang dihasilkan sedikit. Jika benalu makin tumbuh dan berkembang, maka inang dapat mengalami kematian.

  1. Komensalisme

Komensalisme ad alah hubungan antara dua organisme yang berbeda jenis, yang satu untung dan yang lain tidak dirugikan. Contohnya anggrek dengan pohon yang ditumpanginya. Anggrek hanya menempel pada pohon yang ditumpanginya untuk mendapatkan sinar matahari. Pohon yang ditumpangi anggrek tidak mengalami kerugian apapun.

  1. Mutualisme

Mutualisme adalah hubungan antara dua organisme yang berbeda jenis yang saling menguntungkan. Contohnya bunga dan lebah. Bunga menghasilkan madu yang disukai lebah dan lebah membantu penyerbukan bunga. Oleh karena itu, keduanya memperoleh keuntungan.

  1. Predasi

Predasi adalah hubungan antara mangsa dan pemangsa (predator). Bila mangsa tidak ada, maka pemangsa tidak dapat hidup. Sebaliknya, bila pemangsa tidak ada, maka populasi mangsa akan meningkat. Oleh karena itu, predator menjadi pengontrol populasi hewan yang dimangsa. Hubungan predasi ini sangat erat karena saling mempengaruhi. Predasi menyebabkan terjadinya peristiwa makan dan dimakan yang membentuk rantai makanan. Hal ini menyebabkan keseimbangan populasi makhluk hidup di alam.

  1. Interaksi Antarpopulasi

Interaksi antarpopulasi dapat  terjadi secara langsung atau tidak langsung. Contoh interaksi antarpopulasi adalah kompetisi. Kompetisi merupakan interaksi yang memiliki kepentingan yang sama sehingga terjadi persaingan antarpopulasi. Misalnya, persaingan antara populasi singa dengan harimau yang memperebutkan makanan.

3. Interaksi antara Komponen Biotik dan Abiotik

Dalam suatu e kosistem, komponen abiotik berpengaruh atau menentukan jenis makhluk hidup yang sesuai dengan lingkungannya. Sebaliknya, komponen biotik pun berpengaruh pada komponen abiotik.

C. Keseimbangan Ekosistem

Secara alami suatu ekosistem dalam keadaan seimbang. Keseimbangan ini akan terganggu bila ada gangguan dari luar, seperti bencana alam atau campur tangan manusia. Komponen penyusun ekosistem tidak dapat berdiri sendiri, tetapi saling tergantung. Suatu komponen biotik yang ada di dalam ekosistem ditunjang oleh komponen biotik lainnya. Dalam suatu ekosistem selalu terjadi perubahan jumlah populasi tumbuhan, herbivora, dan karnivora (komponen biotik).

Alam akan mengatur ekosistem sedemikian rupa sehingga perbandingan antara jumlah produsen dan konsumen selalu seimbang. Keseimbangan alam (ekosistem) akan terpelihara bila komposisi komponen-komponennya (komponen biotik maupun komponen abiotik) dalam keadaan seimbang.

Untuk menjaga keseimbangan pada ekosistem, maka terjadi peristiwa makan dan dimakan. Hal ini bertujuan untuk mengendalikan populasi suatu organisme. Peristiwa makan dan dimakan antarmakhluk hidup dalam suatu ekosistem membentuk rantai makanan dan jaringjaring makanan.

  1. Rantai Makanan

Proses makan dan dimakan terjadi dalam suatu ekosistem. Dalam suatu ekosistem terjadi peristiwa makan dan dimakan dalam suatu garis lurus yang disebut rantai makanan. Rantai makanan ini terjadi jika satu jenis produsen dimakan oleh satu jenis konsumen pertama, konsumen pertama dimakan oleh satu jenis konsumen kedua, dan seterusnya. Konsumen yang menjadi pemakan terakhir disebut konsumen puncak. Rantai makanan terjadi di berbagai ekosistem. Di antara rantai makanan tersebut terdapat pengurai, karena pada akhirnya semua makhluk hidup akan mati dan diuraikan oleh pengurai.

  1. Jaring-Jaring Makanan

Di alam ini satu produsen tidak hanya dimakan oleh satu jenis konsumen pertama. Tetapi, bisa dimakan oleh lebih dari satu jenis konsumen pertama, satu jenis konsumen pertama dapat dimakan lebih dari satu jenis konsumen kedua dan seterusnya.

  1. Piramida Makanan

Dalam ekosistem ya ng seimbang jumlah produsen lebih banyak daripada jumlah konsumen tingkat I, jumlah konsumen tingkat II lebih banyak daripada konsumen tingkat III, demikian seterusnya. Hal ini disebabkan oleh hilangnya energi pada setiap tingkatan makanan. Jika rantai makanan digambarkan dari produsen sampai konsumen tingkat tinggi, maka akan terbentuk suatu piramida makanan.

  1. Piramida Makanan

Dalam ekosistem ya ng seimbang jumlah produsen lebih banyak daripada jumlah konsumen tingkat I, jumlah konsumen tingkat II lebih banyak daripada konsumen tingkat III, demikian seterusnya. Hal ini disebabkan oleh hilangnya energi pada setiap tingkatan makanan. Jika rantai makanan digambarkan dari produsen sampai konsumen tingkat tinggi, maka akan terbentuk suatu piramida makanan.

D. Macam-Macam Ekosistem

Di bumi terdapat berbagai macam ekosistem yang di tempati oleh berbagai makhluk hidup yang memiliki peran masing-masing. Dalam suatu ekosistem terdapat organisme tertentu yang mendominasi ekosistem tersebut. Contohnya, ekosistem padang rumput yang didominasi oleh tanaman rumput.

Secara garis besar, ekosistem dibagi menjadi dua macam, yaitu ekosistem darat dan perairan.

  1. Ekosistem Darat

Ekosistem darat adalah  ekosistem yang memiliki lingkungan fisik berupa daratan. Ekosistem ini dibagi menjadi beberapa bioma (daerah habitat), yaitu:

  1. Bioma Padang Rumput

Ciri-ciri bioma  pada ng rumput adalah hujan turun tidak teratur, curah hujan sekitar 25 – 50 cm per tahun. Keadaan hujan yang tidak teratur ini menyebabkan penyerapan air dan aliran air tidak baik, sehingga tumbuhan susah menyerap air. Jenis-jenis tumbuhan (flora) yang ada di padang rumput adalah tumbuhan herba dan rumput. Sedangkan, jenis-jenis hewan yang ada adalah bison, singa, gajah, jerapah, kanguru, dan serangga.

  1. Bioma Gurun

B ioma gurun t erdapat di daerah tropis. Ciri-ciri bioma gurun adalah gersang, memiliki curah hujan rendah, serta terdapat tumbuhan xerofita seperti kaktus yang tahan terhadap keadaan kurang air. Kaktus ini memiliki akar yang panjang di dalam tanah untuk mencari sumber air. Hewan khas gurun adalah unta yang tahan terhadap kondisi yang kekurangan air. Unta memiliki punuk sebagai tempat persediaan air.

  1. Bioma Hutan Basah

Bioma h utan b asah memiliki suhu yang cukup tinggi karena  intensitas cahaya yang cukup tinggi. Ciri-ciri bioma hutan basah adalah memiliki bermacam-macam tumbuhan seperti pohon mahoni, pohon jati, pohon damar, rotan, dan anggrek sebagai efifit yang menempel pada pohon utama. Hewan yang terdapat pada bioma ini adalah burung, badak, babi hutan, harimau, dan lain-lain.

  1. Bioma Tundra

Tundra artinya dataran tanpa pohon, yang ada hanyalah jenis rumput dan lumut kerak. Ciri-ciri bioma tundra adalah terdapat lumut kerak, tumbuhan kayu yang pendek, dan rumput. Hewan khas yang menetap di bioma ini biasanya memiliki rambut yang tebal, seperti rusa kutub dan beruang kutub.

  1. Bioma Taiga

Daerah bioma taiga terdapat di belahan bumi utara dan di pegunungan daerah topis. Ciri-ciri bioma taiga adalah perbedaan antara musim panas dan musim dingin sangat mencolok. Pada saat musim panas suhu udara sangat panas. Sebaliknya, jika musim dingin suhu udara sangat rendah. Biasanya bioma taiga tersusun atas satu spesies khas seperti pinus atau konifer. Hewan khas yang berada pada bioma ini adalah beruang hitam.

  1. Ekosistem Perairan

Ek osistem perairan dibagi  menjadi dua macam, yaitu ekosistem  air tawar dan ekosistem air laut.

  1. Ekosistem Air Tawar

Ekosistem air tawar dapat dibedakan menjadi dua macam, yaitu air tawar yang tenang dan air tawar yang mengalir. Contoh ekosistem air tawar yang tenang adalah danau, waduk, dan kolam. Sedangkan, ekosistem air mengalir adalah sungai. Ekosistem air tawar memiliki ciri-ciri, antara lain: variasi suhu tidak mencolok, cahaya matahari kurang, dipengaruhi oleh suhu dan iklim, produsen utamanya adalah fitoplankton dan alga. Hewan yang hidup di sini adalah berbagai jenis ikan seperti ikan seribu, ikan mas, ikan mujair, dan lain-lain.

  1. Ekosistem Air Laut

Ekosistem air laut  sangat berbeda dengan ekosistem air tawar.  Ciri-ciri ekosistem air  laut adalah kadar garam tinggi, tidak dipengaruhi oleh iklim dan cuaca, serta memiliki arus air. Komunitas yang terdapat di ekosistem air laut adalah produsen (fitoplankton dan alga), konsumen meliputi jenis hewan dari berbagai filum, seperti ikan hiu, paus, lumba-lumba, bintang laut, dan lain-lain. Di laut juga terdapat zooplankton dan pengurai.

Berdasarkan posisinya, ekosistem air laut dibedakan menjadi empat macam, yaitu: a) Daerah litoral, merupakan daerah pantai atau daerah yang berbatasan dengan daratan. b) D aerah neritik, merupakan daerah laut dangkal yang kedalamannya mencapai 200 m. c) Daerah abisal, daerah laut yang memiliki kedalaman 2000 m. d) Daerah afotik, daerah laut yang memiliki kedalaman lebih dari 2000 m.

About these ads

02/11/2010 - Posted by | Biologi Umum

61 Komentar »

  1. SALAM KENAL DARI BIO COMUNITY DARI LAMONGAN, SEMOGA KITA TETAP DAPAT BERKOMUNIKASI DALAM KERANGKA DISKUSI BIOLOGI

    Komentar oleh ARIS DC | 02/13/2010

  2. salam kenal punya informasi tentang 3 tipe ekosistem yaitu fragile,linier, dan resilience?

    Komentar oleh ika nurhikmah | 03/21/2010

  3. Tolong muat artikel khusus tentang jaring-jaring makanan di danau.

    Komentar oleh Wasroi | 05/10/2010

  4. kenapa pada ekositem perairan litoral, abisal, neritik, afotik, tidak di sebutka komponen pendukung ya secara lengkap, seperti, abiotiknya, flora faunanya

    Komentar oleh susanto | 06/26/2010

  5. knpa ekosistem air laut tdk dpengaruhi oleh iklim n cuaca ??

    Komentar oleh ayuu | 08/15/2010

  6. Britau zaya,contoh2 apa saja yg masuk dlm ekosistem perairan dan daratan,serta pengertian eksistem perairan dan daratan,.??

    Komentar oleh Nela | 08/29/2010

  7. mantap….

    Komentar oleh himbio | 11/29/2010

  8. klo contoh dari abiotik dengan biotik i2 pa ?

    Komentar oleh wanodyazone | 12/02/2010

  9. trimakasi artikelnya,
    tolong donk materi IPA tntang AMDAL

    Komentar oleh Wujdan | 01/26/2011

  10. oke lah …

    Komentar oleh achmad wawan | 05/03/2011

  11. ka’ makasi atas materix……… :)

    Komentar oleh you cye | 07/26/2011

  12. sama-sama

    Komentar oleh zaifbio | 07/27/2011

  13. kk gak ada penjelasan lain tentang interaksi antar komponen biotik dan abiotik……….???

    Komentar oleh Hijrah | 08/08/2011

  14. kakak apasih yang dimaksud tundra dan monsun

    Komentar oleh Haryo Suharjo | 09/11/2011

  15. waduk dan kolam termasuk jenis ekosistem apa??? ^-^ (^_*) tlg ksh tau..

    Komentar oleh nabilla adidharma | 09/22/2011

  16. awaduk dan kolam termasuk jenis ekositem apa? :( tlg beri tau….

    Komentar oleh nabilla adidharma | 09/22/2011

  17. artikel yang baik sekali untuk dipelajari

    Komentar oleh Daraswati Aas | 10/21/2011

  18. tolong sebutkan jenis komponen komunitas pada ekosistem laut sebagai produsen dan konsumen.

    Komentar oleh smk btb juwana | 11/01/2011

  19. mw tnya..
    knapa stiap bagian dari ekosistem tdk dpt hdup sndiri??

    Komentar oleh tika | 11/24/2011

  20. keren bang, bisa saja jadikan bahan membuat LKS…., mumet nihhh

    Komentar oleh distributor pulsa elektrik murah | 11/29/2011

  21. aku mau tanya sekali lagi dong biar jelas peran suatumakhluk hidup dalam suatu ekosistem apa ya

    Komentar oleh thalia amanda salsabila putri | 12/30/2011

  22. Aku mau tanya kakak…. Ekosistem terjadi karena apa kak?

    Komentar oleh Raniya Nirmala Gayatri | 01/07/2012

  23. tengkyu kaka’…..
    ekosistem yang seimbang itu yang bagaimana ??

    Komentar oleh zazizuzezo | 01/16/2012

  24. dimana manusia akan menerima jumlah energi terbesar dalam produsen?jelaskan!

    Komentar oleh elvon | 01/18/2012

  25. sebutkan nama energi dalam produsen?

    Komentar oleh elvon | 01/18/2012

  26. thankz pengetahuan nya,,,,,,,……..

    Komentar oleh revolu | 01/23/2012

  27. kalau komponen biotik & komponen abiotik ekosistem sawah dan pantai apa?

    Komentar oleh nancy | 01/23/2012

  28. biologi membantuku ….makasih bio

    Komentar oleh anis wulandari | 01/28/2012

  29. biologi slalu ku butuhkan n slalu hadir di setiap nafasku

    Komentar oleh novi3 handayani | 01/28/2012

  30. is very gooodddd :)

    Komentar oleh sabil | 01/31/2012

  31. bencana alam apa yang akan membentuk ekosistem baru??

    Komentar oleh adit | 02/05/2012

  32. penjelasannya kurang lengkap,sumber udaranya tidak ada……………………………

    Komentar oleh ichul | 02/05/2012

  33. jenis-jenis makhluk hidup produsen

    Komentar oleh astrid | 02/20/2012

  34. jenis mahluk hidup produsen,kog gag ada

    Komentar oleh astrid | 02/20/2012

  35. trima kasih y,,,
    mdah2an aku bisa ngerti tntang ekosistam
    amin………

    Komentar oleh SISI JUNRIDA | 02/27/2012

  36. bari kta berbagi ilmu

    Komentar oleh anja anggara | 03/14/2012

  37. M’k@s!h e@ @tas bu@ntu@nya … :)

    Komentar oleh febri chia rait | 03/15/2012

  38. berhubungan dengan tman say yg ultah yuk kta siram ama air p’ret…!! ga ada tepung, bubuk kopi, air paret juga boleh …

    Komentar oleh febri chia rait | 03/15/2012

  39. klo populasi yang di temukan di ekosistem air laut apa aja???

    makasih sebelumnya :)

    Komentar oleh annisa azka | 03/19/2012

  40. mantap penjelasannya
    jadi paham sekarang hehe :D

    Komentar oleh dewe | 04/26/2012

  41. penjelasan yang lengkap saya jadi paham…….haah :D..

    Komentar oleh Azimah Qonita Aja Dahh | 05/02/2012

  42. peranan cahaya matahari dlm ekosistem itu apa???
    trima ksih…:) :cool:

    Komentar oleh paling suka berbahasa | 05/09/2012

  43. :) :hot: :cool: :bad:

    Komentar oleh paling suka berbahasa | 05/09/2012

  44. berbagi ilmuitu indah ya…teruskan berbagi ya……
    makasih ya..itu semua ngebantu banget buat aku..

    Komentar oleh Sarah | 05/26/2012

  45. haduh saya lgi bingung cari perbedaan antara abiotik & biotik malah tambah mumet

    Komentar oleh asd | 07/23/2012

  46. Aku itu nanya soal KOMPONEN ABIOTIK DALAM EKOSISTEM SUNGAI!!!!!!!!!!

    Komentar oleh Adinda Aulia | 09/19/2012

  47. apa sich bedanya PREDASI dengan PARASITISME

    Komentar oleh TEGUH | 11/14/2012

  48. ekosistem interaksi hewan gak ada sih
    saya heran deh , berkali-kali

    Komentar oleh niken soma | 05/28/2013

  49. ap bedanya biotik and abiotik

    Komentar oleh ericasari erza | 09/03/2013

  50. ada juga prebiotik, apa artinya?

    Komentar oleh sewa mobil jakarta | 11/10/2013

  51. mengapa manusia di katakan sbg komponen biotik yg memiliki pengaruh ekologi paling kuat??

    Komentar oleh dherty | 12/05/2013

  52. assalamualaikum,, min saya nanya adakah komunitas tumbuhan dan hewan disini? Saya butuh contact personnya untuk tugas. Terimakasih :)

    Komentar oleh vaanila | 01/24/2014

  53. caria saja profauna, untuk tumbuhan WALHI

    Komentar oleh zaifbio | 01/25/2014

  54. Kak interaksi dalam sebuah akurium apa? Jelaskan kak? Thanks before :)

    Komentar oleh Adetia | 01/27/2014

  55. kak kondisi dalam ekosistem bagaimana kak

    Komentar oleh theresiana | 07/24/2014

  56. nice bingitsss

    Komentar oleh ralia | 08/13/2014

  57. bagus sich… alhamdulillah !@#$%^&*()_+

    Komentar oleh joanna shaufika herman | 08/13/2014

  58. nice,nice

    Komentar oleh joanna shaufika herman | 08/13/2014

  59. bagus bingitss sichhhhhhh…………….!@#$%^#$%^&*()_

    Komentar oleh rahma amalia | 08/13/2014

  60. weleeeh..dawa niek,
    ra faham akuh !!!

    Komentar oleh misz cleopatra | 08/15/2014

  61. apa sih kaitan ekosistem dalam kehidupan sehari hari…..?

    Komentar oleh saberuddin | 08/29/2014


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 936 pengikut lainnya.

%d bloggers like this: