BIOLOGI ONLINE

blog pendidikan biologi

MIKROSKOP

BAB I

PENDAHULUAN

1.1  Latar Belakang

Ilmu pengetahuan merupakan suatu hal yang tidak dapat dipisahkan dan kehidupan kita. Hal ini dikarenakan kemanapun, kapanpun, dan dimanapun kita berada pengetahuan sangat penting. Ilmu pengetahuan yang mempelajari mengenai makhluk hidup dan kehidupannya adalah biologi. Dalam mempelajari biologi yang dibutuhkan tidak hanya pengetahuan secara teori, tetapi juga pengetahuan dalam bentuk praktikum. Dalam melakukan suatu praktikum diperlukan beberapa peralatan sebagai unsure pendukung. Salah satu alat yang digunakan untuk mengamati obyek yang tidak kasat mata atau tidak dapat diamati dengan mata telanjang adalah mikroskop.

Seiring dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, segala sesuatu di dunia inipun mengalami perkembangan. Alat-alat yang digunakan untuk pengamatan obyek dalam praktikum tidak luput dari perkembangan itu, tanpa terkecuali mikroskop. Mikroskop pertama kali ditemukan oleh seorang berkebangsaan Belanda, Antony Van Leuwwenhock. Mikroskop yang ditemukan yaitu mikroskop sederhana (berlensa tunggal). Pada tahun 1600 Hans dan Zaccharis Jansen menemukan mikroskop yang lebih canggih yaitu mikroskop majemuk (berlensa ganda). Mikroskop sederhana dan mikroskop majemuk merupakan mikroskop cahaya, dimana keduanya memanfaatkan pancaran cahaya untuk membentuk bayangan benda. Seiring berjalannya waktu pada tahun 1932 Knoll dan Ruska menemukan mikroskop elektron.

 

 

 

 

 

 

 

BAB II

TINJAUAN PUSTAKA

2.1 Sejarah dan Perkembangan Mikroskop

Mikroskop merupakan alat bantu utama dalam melakukan pengamatan dan penelitian dalam bidang biologi, karena dapat digunakan untuk mempelajari struktur benda-benda yang kecil. Mikroskop pertama kali ditemukan oleh seorang berkebangsaan Belanda, Antony Van Leuwoonhook. Mikroskop yang ditemukan yaitu mikroskop sederhana (berlensa tunggal). Pda tahun 1600 Hans dan Zaccharias Jansen menemukan mikroskop yang lebih canggih yaitu mikroskop majemuk (berlensa ganda). Mikroskop sederhana dan mikroskop majemuk merupakan mikroskop cahaya, dimana keduanya memanfaatkan pancaran cahaya untuk membentuk bayangan benda. Seiring berjalannya waktu pada tahun 1932 Knoll dan Ruska menemukan mikroskop elektron. Mikroskop elektron menggunakan berkas elektron sebagai pengganti cahaya untuk membentuk bayangan benda. (Wildan, 2003: hal 11-13).

2.2 Pengertian Mikroskop

Mikroskop adalah alat yang menggunakan lensa untuk mendapatkan gambar yang diperbesar dan dengan demikian dapat memperoleh rincian yang sekecil-kecilnya dari obyek yang terlalu kecil untuk dapat dilihat dengan mata telanjang (Supiaamono 2005: Hal 65)

2.3 Macam-macam Mikroskop

2.3.1 Mikroskop cahaya menggunakan system lensa optis. Mikroskop cahaya terdiri atas:

a. Mikroskop Medan-Terang

Pada mikroskop medan-terang, medan mikroskop atau daerah yang diamati diterangi dengan benderang sehingga obyek-obyek yang sedang ditelaah tampak lebih gelap daripada latar belakangnya. Pada umumnya, mikroskop ini menghasilkan perbesaran maksimum sekitar 1000 diameter.

b. Mikroskop Medan-Gelap

Mikroskop medan-gelap tidak jauh berbeda dengan mikroskop medan-terang. Perbedaanya pada mikroskop medan-terang dilengkap dengan kondensor medan gelap dan suatu obyektif ber-NA rendah. NA atau numeral aperture adalah daya pisah suatu mikroskop cahaya ditentukan oleh panjang gelombang cahaya dan sifat lensa obyektif dan lensa kondensor.

c. Mikroskop Fluoresensi

Mikroskop Fluoresensi sering dipakai di laboratorium rumah sakit dan klinis. Mikroskop ini digunakan untuk memeriksa speseimen yang telah diwarnai dengan zat-zat pewarna. Fluorokrom sehingga memungkinkan identifikasi mikroorganisme dengan cepat. Bahan seperti itu dinamakan Fluoresen dan fenomena ini dinamakan Mikroskop Fluorescensi (pendar fluor).

d. Mikroskop Kontras Fax

Mikroskop Kontras Fax adalah suatu tipe mikroskopi cahaya yang memungkinkan kontras yang lebih besar antara substansi dengan berbagai ketebalan atau berbagai indeks bias.

2.3.2 Mikroskop Elektron

Mikroskop elektron memberikan perbesaran yang lebih besar daripada perbesaran yang diberikan oleh mikroskop cahaya. Hal ini dimungkinkan oleh daya pisah yang lebih besar yang diperoleh karena berkas-berkas elektron yang digunakan untuk perbesaran mempunyai panjang gelombang yang sangat pendek dibandingkan dengan cahaya (Volk dkk, 1988. Hal 70-75).

2.4 Bagian-Bagian Mikroskop

a. Penyangga atau Alas

Terbuat dari logam yang cukup berat agar kokoh menyangga seluruh alat di atasnya.

b. Penegak

Bersama alas mikroskp membentuk kerangka mikroskop. Pada mikroskop model lama, penegak berengsel dengan alas sehingga dapat digerakkan untuk mengatur kemiringan meja saji dan tubus yang melekat padanya. Dengan demikian kedudukannya dapat sesuai benar dengan tinggi badan si pemakai. Selain itu pada penegak juga terdapat kondensor, diafragma, dan penjepit filter. Pada mikroskop jenis baru, penegak tidak dapat diubah kedudukannya tai tubus dibuat bersudut dan dilengkapi prisma di dalamnya. Dengan demikian kedudukan lensa okuler dapat sesuai dengan kedudukan mata pemakai.

c. Tubus

Dilekatkan pada penegak. Pada bagian ini terdapat susunan lensa-lensa pembentuk bayangan. Pada bagian bawah ujung tubus, terdapat dudukan lensa obyektif tempat melekat lensa-lensa obyektif dari beberapa ukuran kekuatan pembesaran. Pada bagian atas tubus terdapat lensa okuler.

d. Meja Saji

Berupa meja datar terbuat dari logam dan dilengkapi alat penggeser sajian atau sepasang  alat penjepit sajian.

e. Penggeser atau Penjepit

Fungsinya untuk menjepit kaca saji (preparat) dan menggerakan kaca saji untuk mendapatkan gambar histology yang diinginkan.

f. Kondensor

Merupakan lensa pengarah dan pengatur cahaya yang berada di bawah meja saji.

g. Diafragma

Merupakan pengatur banyak sedikitnya cahaya yang akan diteruskan ke lensa.

h. Filter

Filter cahaya yang tersedia hanya filter biru. Filter yang lain hanya diperlukan untuk fotomikrograf yang tidak akan diuraikan lagi.

i. Cermin atau lampu sumber cahaya

Pada mikroskop model lama terdapat cermin yang mempunyai 2 muka. Muka yang satu berupa cermin cekung digunakan untuk memantulkan berkas cermin cahaya yang tidak sejajar dan satunya berupa cermin datar digunakan untuk memantulkan berkas sinar cahaya yang sejajar.

j. Lensa Obyektif

k. Lensa Okuler

l. Dudukan lensa obyektif

m. Pemfokus besar dan halus

Berupa tombol putar yang biasanya terletak terpisah pada mikroskop model lama dan menyatu pada mikroskop model baru.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

BAB III

METODE PRAKTIKUM

3.1 Waktu dan Tempat Praktikum

Praktikum biologi umum mengenai pengenalan mikroskop dilaksanakan pada hari sabtu tanggal 24 Oktober 2009 pukul 12.30 sampai dengan 15.30 bertempat di Laboratorium pendidikan biologi Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang.

3.2 Alat dan Bahan Praktikum

3.2.1 Alat

Alat yang digunakan pada praktikum biologi mengenai pengenalan mikroskop adalah mikroskop, micrometer obyektif, micrometer okuler, gunting, obyek glass dan deckglass.

3.2.2 Bahan

Bahan yang digunakan pada praktikum biologi mengenai pengenalan mikroskop adalah kertas Koran dan air.

3.3 Cara Kerja

3.3.1 Mengetahui sifat beyangan mikroskop

1. satu huruf dipotong dan kertas Koran, kemudian diletakkan di atas obyek glass

2. Diberi 2 tetes air dan ditutup dengan deckglass

3. Preparat diletakkan di atas meja obyek, kemudian dijepit

4. Obyek diamati di bawah mikroskop dengan perbesaran lemah yaitu 10 x 10

5. Obyek diamati di bawah mikroskop dengan perbesaran 10 x 40

6. Obyek diamati di bawah mikroskop dengan perbesaran kuat 10 x 100

7. Hasil pengamatan ditulis pada lembaran laporan sementara.

BAB IV

PEMBAHASAN

 

4.1 Hail Pengamatan

4.1.1 Mikroskop Cahaya

Gambar Literatur                                                          Gambar Langsung

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

4.1.2 Mikroskop Stereo

Gambar Literatur                                                          Gambar Langsung

 

About these ads

10/30/2009 - Posted by | Uncategorized

17 Komentar »

  1. mo tanya nih…klo mo bli sparepart mikroskop sperti condensornya dimna yg lengkap.trims sbelunmmnya

    Komentar oleh eko hendarto | 02/02/2010

  2. MANA PEMBAHASANNYA??

    Komentar oleh al fikri | 04/17/2010

  3. Mo tanya Daftar pustakanya apa ya???

    Komentar oleh andre | 10/08/2010

  4. judul buku yang Supiaamono,2005 apa..??
    skalian daftar pustakanya dong :)

    Komentar oleh evi | 10/15/2010

  5. isinya bagus…tapi q mw tanya emangnya jenis mikroskop cuma itu aja ? gk ada yg lain?

    Komentar oleh indri | 10/20/2010

  6. boleh minta smua judul buku bwat tinjauan pustakanya gag ????

    Komentar oleh nita | 10/20/2011

  7. makasih banyak

    Komentar oleh Drecxyz | 10/23/2011

  8. materix.a lngkep dant cr krja,,,,,izin ambe yuachh ap bken tugaz niechh:_)
    thankz alll FY

    Komentar oleh Lisha | 11/22/2011

  9. materinya belum lengkap. tolong dong,dilengkapi lagi

    Komentar oleh thiar | 11/30/2011

  10. mnta pmbhsan cma dftr pustka dunk k’ . .!!!

    Komentar oleh Shanty | 01/03/2012

  11. blom lengkap noh informasi nya….
    yang lbh lngkap lagi dund????!!!!!1
    @_@………..>.<…,,,,,,,,,,,,

    Komentar oleh alfi | 01/16/2012

  12. ´´´´´´´´´´´´´´´´´´´´´¶¶*..**.*.
    ´´´´´´´´´´´´´´´´´´´´¶¶¶*.*.**.*
    ´´´´´´´´´´´´´´´´´´¶¶¶¶¶*.*.**.*.*
    ´´´´´´´´´´´´´´´´´¶¶¶¶¶¶*.*.*.*.*
    ´´´¶¶¶¶¶´´´´´´´´¶¶¶´´¶¶ *.**.*.*
    ´´´´´¶¶¶¶¶¶¶¶¶¶¶¶¶´´´¶¶*..**.**.*
    ´´´´´´¶¶¶¶´´¶¶¶¶¶´´´´¶¶¶*.**.*.* /
    ´´´´´´´´¶¶¶´´´´´´´´´´¶¶¶¶¶¶¶¶¶¶¶*.*.**…
    ´´´´´´´´´¶¶¶¶´´´¶¶¶¶´´´´´´´´¶¶¶¶¶¶¶¶*….
    ´´´´´´´´´´´¶¶¶¶´¶¶¶¶´´´´´¶¶¶¶¶¶*.**.*
    ´´´´´´´´´´´¶¶¶´´´´´¶´¶¶¶¶¶¶*.*.*.**.
    ´´´´´´´´´´¶¶´´´´´¶´´´´¶¶*.*.*.**.
    ´´´´´´´´´¶¶´´¶¶¶¶¶¶´´´¶¶¶*.*.*.*
    ´´´´´´´´¶¶¶¶¶¶¶¶´¶¶¶¶´¶¶¶ .**.*.
    ´´´´´´´¶¶¶¶¶´´´´´´´¶¶¶¶¶¶ *.**.*
    ´´´´´¶¶¶¶´´´´´´´´´´´¶¶¶¶¶ *.**.
    ´´´´´¶´´´´´´´´´´´´´´´´¶¶¶*.*.*.
    ´´´´´´´´´´´´´´´´´´´´´´´¶¶¶*.*.**.
    ´´´´´´´´´´´´´´´´´´´´´´´´¶*.*.**.*

    Komentar oleh musdalifa | 01/21/2012

  13. bagus dan bermanfaat

    Komentar oleh angelo | 09/19/2012

  14. yg komentar kok pada alay sih???

    Komentar oleh angelo | 09/19/2012

  15. Reblogged this on melangkolis.

    Komentar oleh melangkolis | 10/01/2012

  16. bahasan nya cukup bagus
    saya suka

    Komentar oleh elsa | 02/11/2013

  17. pembahasannya manaaaaaaaaaaaaaaa..??????????

    Komentar oleh winda regina | 03/15/2013


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 915 pengikut lainnya.

%d bloggers like this: