BIOLOGI ONLINE

blog pendidikan biologi

Anacardium occidentale

I. Klasifikasi:

Regnum : Plantae

Devisi : Spermatophyta

Anak devisi : Angiospermae

Kelas : Monochlamydeae (Apetales)

Anak kelas : Dialypetalae

Ordo : Sapindales

Familia : Anarcadiaceae

Genus : Anarcadium

Spesies : Anarcadium occidentale

II. Nama Lokal :

Cashew (Inggris), Jambu Moyet, Jamu mente (Indonesia); Jambu mete (Jawa), Jambu mede (Sunda), Gaju (Lampung);

III. Habitat :

Tanaman ini berasaI dari pegunungan di benua Amerika yang beriklim tropis (Brasila). Kini Tanaman terdapat di daerah tropis, terutama di Asia Selatan seperti India, Burma, Filipina, Semenanjung Melayu dan Indonesia.

IV. Deskripsi

Kandungan Buah geluk jambu mede mentah berisi biji dan kulit biji yang tipis sekali, kedua bagian ini berturut-turut sebanyak 20-30% dan 23% dari berat biji kator; 70-75% sisanya adalah cangkangnya. Berat buah geluk mentah 4-8 g, tetapi kadang-kadang mencapai 15 g.

Bijinya berisi 21% protein dan 35-45% minyak. Minyaknya rnengandung 60-74% asam oleat dan 20-28% asam linoleat. CNSL( Cashew Nut Shell Liquid) berisi 90% asarn anakardat (anacardic acid) dan 10% -kardol (cardyl).

Sari buah-semu jambu mede banyak mengandung riboflavin (vitamin B2), asam askorbat (vit. C), dan kalsium.

Pohon jambu mede selalu hijau, tingginya mencapai ukuran 12 m, memiliki tajuk yang berbentuk kubah melebar. Perdaunannya mernbentuk kanopi pinggiran yang tipis, dipenuhi oleh perbungaan yang mencuat keluar. Akar tunggangnya lebih dari 3 m dalamnya, dan tetap langgeng; akar lateralnya memencar sampai di batas proyeksi tajuknya, dengan akar-akar penyerap hara menancap sedalam 6 m. Batangnya bercabang-cabang dengan batang bebas cabang setinggi 0,5-1,5 m. Daundaunnya berselang-seling, bundar telur sungsang sampai bundar telur sungsang-jorong, ukurannya mencapai 20 cm x 15 cm, menjangat, jika masih muda berwarna merah kecoklatan, kemudian men)adi hijau tua berkilap, tak berbulu, dengan tulang utama dan tulang daun yang menanjol; tangkai daunnya 1-2 cm panjangnya, membengkak di pangkalnya, memipih di permukaan atasnya.

Perbungaannya mengendur di ujung, menggantung, berbentuk malai berbunga banyak, panjang perbungaan itu mencapai 25 cm, berisi bunga jantan yang harum dan bunga-bunga herrnafrodit; daun kelopaknya 5 helai, berbentuk lanset sampai bundar telur-jorong, (4-15) mm x (1-2) mm, berbulu balig (pubescent); daun mahkotanya 5 helai juga, berbentuk lanset memanjang, (7-13) mm x (1-1,5) mm; melipat keluar, waktu bunga mekar berwarna keputih-putihan, kemudian berubah menjadi merah-agak merah jambu; benang sarinya 10 helai; bunga jantannya memiliki 7-9 helai benang sari yang panjangnya 4 mm dan 1-3 helai yang panjangnya 6-10 mm; bunga-bunganya yang hermafrodit biasanya memiliki 9 benang sari pendek dan 1 benang sari panjang; benang sari yang panjang menghasilkan serbuk sari yang fertil; tangkai putiknya sederhana, panjangnya 12 mm, tertancap pada daun mahkota dan tingginya sarna dengan benang sari.

Buahnya adalah buah geluk yang berbentuk ginjal, kira-kira 3 cm x 1,2 cm, rnemiliki perikarp yang coklat kelabu, rnengandung resin yang dapat mengeras; tangkai buah geluk ini saaigat mernbesar dan membengkak, membentuk bualY semu yang menyerupai buah, bentuknya seperti buah avokad, ukurannya (10-20) cm x (4-8) cm, berkilap, merah sampai kuning, lembut dan berair.

Bijinya berbentuk ginjal, berkulit biji berwarna coklat kernerah-rnerahan, memiliki dua keping biji yang besar tetapi embrionya kecii. Inti bijinya, yang tertinggal setelah kulit biji dikupas, itulah yang disebut biji jambu mede dalam perdagangan.

V. Komposisi :

Kandungan kimia : Jambu monyet (Anacardium occidentale) antara lain mengandung senyawa kimia seperti tanim, anacardic acid dan cardol, yang bermanfaat sebagai antibakteri dan antiseptik. Selain itu daun jambu monyet yang masih muda juga mempunyai komposisi kandungan kimia seperti vitamin A sebesar 2689 SI per 100 gram, vitamin C sebesar 65 gram per 100 gram, kalori 73 gram per 100 gram, protein 4,6 gram per 100 gram, lemak 0,5 gram per 100 gram, hidrat arang 16,3 gram per 100 gram, kalsium 33 miligram per 100 gram, fosfor 64 miligram per 100 gram, besi 8,9 miligram dan air 78 gram per 100 gram.

VII. Penyakit Yang Dapat Diobati :

1. Diabetes mellitus

Bahan: 2 potong kulit batang jambu monyet dan adas pulawaras secukupnya.

Cara Membuat: Kedua bahan tersebut direbus bersama dengan 2 liter air sampai mendidih, kemudian disaring untuk diambil airnya.

Cara menggunakan: diminum 2 kali sehari, pagi dan sore.

  1. Disentri

Bahan: 1 genggam daun jambu monyet dan 1 potong kulit batang jambu monyet.

Cara Membuat: Kedua bahan tersebut direbus bersama dengan 1 1/2 liter air sampai mendidih, kemudian disaring untuk diambil airnya.

Cara menggunakan: diminum 2 kali sehari, pagi dan sore.

  1. Radang mulut

Bahan: 1 genggam daun jambu monyet dan 1 potong kulit batang jambu monyet.

Cara Membuat: Kedua bahan tersebut direbus bersama dengan 1 liter air sampai mendidih, kemudian disaring untuk diambil airnya.

Cara menggunakan: diminum 2 kali sehari, pagi dan sore.

Disamping itu kandungan tannin dapat menyebabkan gatal-gatal pada kulit. Tanaman ini juga mengandung minyak berwarna kuning muda yang rasanya manis (minyak acayu), terdiri atas 4O-50% kardol (tannin beracun) dan asam anakardia. Minyak ini menyebabkan kulit terbakar atau menggelembung. KuIit buahnya juga mengandung gliserid-gliserid. asam-asam linolein, palmitin, stearin dan lignoserin, serta sitosterin.

Kayunya mengandung katechin dan pada seluruh bagian tumbuh-tumbuhan menghasilkan asam gallus. Daunnya dapat dipakai sebagai obat Iuar untuk mengobati penyakit kulit (misaInya pemphigus neonatorum) dan luka bakar. Air perasan kulit buah yang berminyak bisa dipakai sebagai obat luar untuk mengobati borok dan kutil yang menahun pada kulit.Tetapi kita harus berhati-hati terhadap reaksi yang mengandung racun akibat cara pengobatan tua itu.

Akarnya dipakai sebagai obat mencret dan kulitnya sebagai obat kumur (terhadap seriawan) dan obat jerawat. Beberapa obat resen adalah:

1.Tinktur (campuran alkohol) dari kulit buah digunakan sebagai obat cacing.

2. Minyak kulit buah sebagai cardolum vesicans (menyebabkan gelembung di atas kulit)

3. Ekstrak campuran air teIah dipaten sebagai obat pelawan tekanan darah tinggi.

Bagian yang beracun:Tempurung atau kulit luar pada biji.

Bahan aktif:  Asid anakardik,  Cardol, Anakardol

Asid anakardik

Bahan lain: bilobol, metal kardanol, cardanol

VI. Pemanfaatan :

Jambu mede dibudidayakan untuk dimanfaatkan buah geluknya (nuts) Buahnya di makan sebagai pencuci mulut dan biji sebagai  kekacang makanan ringan. Di mana-mana jambu mede merupakan makanan yang lezat.Bungkil yang tertinggal setelah proses ekstraksi digunakan sebagai pakan.

Di Brazil, Mozambik, dan Indonesia, jambu mede juga penting; bijinya dimakan segar atau dicampur dalam rujak buah, serta semacam minuman dibuat dari sari buahnya. Anggur jambu mede (sari buah yang agak terfermentasi) dinikmati pada masa panen dan dapat didestilasi untuk dijadikan minuman berkandungan alkohol tinggi. Hasil sampingannya berupa kulit biji dan cangkangnya. Kulit bijinya digunakan sebagai pakan unggas. CNSL = cashew nut shell liquid) dipakai dalam industri dan digunakan sebagai bahan pengawet, misalnya untuk mengawetkan peralatan kayu dan jala penangkap ikan.

Ampas cangkangnya seringkali digunakan sebagai bahan bakar di pabrik ekstraksi CNSL. Kayu jambu mede digunakan untuk kayu bakar atau untuk kayu perkakas berkualitas rendah. Kulit batangnya mengandung tanin. Pohon yang dilukai akan mengeluarkan semacam gom yang dapat digunakan untuk perekat (untuk kayu kusen, kayu lapis, penjilidan buku), mungkin kurang-lebih disebabkan oleh adanya sifat insektisida. Daun dan pucuk muda dimakan mentah atau direbus. Semua bagian pohonnya juga dapat dimanfaatkan dalam ramuan obat tradisional, terutama untuk menyembuhkan sakit kulit, sebagai pembersih mulut dan sebagai pencahar (purgatives).

About these ads

01/30/2009 - Posted by | BTT

2 Komentar »

  1. mw nany ne,,,, .ne dapus ny dri mna ??? ad buku ny tidak ???
    mw bwt proposal soal ny ne kak.

    Komentar oleh chida martadinata | 01/18/2011

  2. untuk buah sirsak kak….

    Komentar oleh chida martadinata | 01/18/2011


Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 944 pengikut lainnya.

%d blogger menyukai ini: